banner 846x362

Monitoring Mabes Polri: Polresta Manado Diproyeksikan Jadi Barometer Layanan Kepolisian Modern di Sulawesi Utara

Manado, TR – Mabes Polri melakukan monitoring terhadap pelayanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan Command Center Polresta Manado, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan kebijakan transformasi pelayanan operasional dan pelayanan publik Polri berjalan efektif hingga ke tingkat kewilayahan.

Monitoring dilakukan oleh Kepala Biro Pengendalian Operasi (Karo Dalops) Brigjen Pol Benny Iskandar Hasibuan bersama Kepala Biro Pengkajian dan Pengembangan Strategi (Karo Jianstra) Brigjen Pol Marsudianto. Keduanya hadir dalam rangka mendampingi Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri, Komjen Pol M. Fadhil Imran, yang melakukan kunjungan kerja ke Polda Sulawesi Utara.

Brigjen Pol Benny Iskandar mengatakan kehadiran tim Mabes Polri merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh kebijakan Kapolri benar-benar diterapkan di lapangan.

“Saya mendampingi Brigjen Pol. Marsudianto sebagai Kepala Biro Pengkajian dan Pengkajian Strategi Srena Polri, ya. Kita datang ke sini mendampingi Bapak Asrena Kapolri, Brigjen Pol. Dr. Komjen Pol. Dr. Fadil Imran sebagai Asrena Kapolri yang melakukan kunjungan kerja di Polda Sulawesi Utara. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa apa yang menjadi kebijakan daripada Bapak Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit, terkait dengan transformasi pelayanan operasional Polri dan transformasi pelayanan publik fix dilaksanakan di lapangan dan semakin berkembang menuju operasional yang modern,” ujar Brigjen Pol Benny Iskandar.

Menurut Brigjen Benny, proses transformasi pelayanan tentu membutuhkan evaluasi berkelanjutan. Karena itu, Mabes Polri turun langsung untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi satuan kewilayahan.

“Jadi, kehadiran kami di sini adalah untuk melihat ketika kebijakan itu dieksekusi, tentu tidak bisa langsung berjalan mulus. Tentu ada kelemahan dan kekurangan yang perlu kami backup dari Mabes Polri. Kemudian fakta-fakta di lapangan yang menjadi kelemahan juga, yang perlu juga kami perbaiki terkait dengan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh perbaikan tersebut bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Hasil akhirnya adalah bagaimana Polri di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat itu bisa efektif dan Polri bisa dekat dengan masyarakat. Dengan hadirnya di dalam SPKT ini adalah posisi jabatan baru Pamapta, yang kebijakannya baru akhir dari tahun 2025 kemarin,” jelasnya.

Brigjen Benny menjelaskan transformasi pelayanan tidak hanya menyangkut penambahan personel, tetapi juga penguatan sistem layanan melalui SPKT, layanan darurat Polri 110, serta integrasi dengan Command Center.

“Sudah pernah ada, Pamapta. Kemudian penguatan daripada layanan Polri 110, yang sebenarnya kita sudah lama, tapi kita melakukan penguatan. Kemudian di tata kelola kelembagaan juga kita penguatan dari Bag Ops dengan jabatan-jabatan baru di lingkungan SPKT tersebut. Termasuk kalau kita lihat tadi, bagaimana connecting di tata kelola antara ketika Pamapta mendapatkan laporan, layanan 110 mendapat laporan dari masyarakat, bagaimana respon… kita bisa melihat Command Center, sehingga kita bisa merespon apa yang menjadi laporan pengaduan dari masyarakat. Jadi seperti itu harapannya,” harapnya.

Polresta Manado Dinilai Siap Menjadi Barometer

Dari hasil monitoring, Mabes Polri menilai pelayanan di Polresta Manado sudah berjalan dengan baik. Namun, sejumlah aspek masih perlu diperkuat, terutama modernisasi Command Center dan peningkatan kompetensi personel.

“Sejauh ini pelayanan yang kita lihat di Polresta Manado ini sudah cukup memadai. Cuma mungkin ada beberapa mungkin kebijakan-kebijakan di dalam modernisasi, terkait modernisasi Command Center, kemudian kesiapan daripada personel kita berdasarkan kompetensi yang tentunya kita harus kuatkan, sehingga di dalam tahun-tahun ke depan di dalam pelayanan Polri itu, terutama Polresta Manado ini tentu menjadi barometer di dalam pelayanan Polri terhadap Polda Sulawesi Utara dan jajarannya,” tandasnya.

Monitoring ini menjadi bagian dari komitmen Mabes Polri dalam mengawal implementasi transformasi kelembagaan agar pelayanan kepolisian semakin cepat, modern, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(One/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *