banner 846x362

Tangani Kemarau Panjang, Pemkot Manado dan Ditpolairud Polda Sulut Salurkan 64 Ton Air Bersih ke Pulau Siladen dan Manado Tua

Manado, TR – PDAM Wanua Wenang Manado bersama Pemerintah Kota Manado dan Ditpolairud Polda Sulut menyalurkan bantuan air bersih kepada warga kepulauan, Kamis (17/09/2026).

Aksi sosial ini membantu masyarakat di Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua yang mengalami kesulitan air akibat kemarau panjang.

Direktur Utama PDAM Wanua Wenang Manado Meiky Taliwuna menegaskan bahwa penyaluran air ini merupakan langkah nyata untuk meringankan beban masyarakat. Petugas bergerak cepat menembus wilayah perairan demi menjangkau permukiman warga yang paling terdampak kekeringan.

“Kegiatan ini merupakan aksi kepedulian kami dari PDAM bersama Polda Sulut dan Pemkot Manado dan BPBD untuk membantu masyarakat yang terdampak kemarau panjang,” ujar Meiky.

Ia menjelaskan bahwa kondisi kekeringan di kawasan kepulauan memang sudah sangat memprihatinkan. Warga di beberapa pulau terluar mulai kehabisan stok air bersih untuk kebutuhan harian.

“Kita harus melakukan aksi karena masyarakat Kepulauan baik di pulau Siladen, Bunaken dan Manado tua sudah kesulitan air,” jelasnya.

Meskipun wilayah kepulauan mengalami kekeringan, pasokan air bersih untuk wilayah daratan Kota Manado masih dalam kondisi terkendali. PDAM menjamin ketersediaan air tetap mencukupi seluruh kebutuhan pelanggan di pusat kota.

“Kalau di daratan kota Manado masih aman tidak ada permasalahan air PDAM cukup untuk melayani masyarakat,” ungkapnya.

Guna mengantisipasi dampak kemarau yang makin meluas, PDAM meluncurkan program pelayanan khusus bagi warga daratan. Pihaknya mengajak masyarakat beralih dari air tanah ke jaringan resmi PDAM.

“Kami saat ini memberikan pelayanan sambungan rumah gratis. Jadi bagi masyarakat yang saat ini masih menggunakan air tanah kami memberikan kesempatan untuk mendaftarkan menjadi pelanggan PDAM dalam rangka melihat kondisi air yang saat ini memang sudah mengalami kekeringan,” tuturnya.

Ditpolairud Polda Sulut turut mengawal dan memimpin proses distribusi air bersih lewat jalur laut. Sinergi ini memastikan bantuan tiba dengan aman di tangan warga nelayan dan pesisir.

Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menyampaikan bahwa kegiatan ini membuktikan solidnya kerja sama antarinstansi. Tim gabungan membawa puluhan ton air bersih menggunakan armada kapal.

“Kita menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat nelayan pesisir di pulau Manado tua dan pulau Siladen kita semua berkolaborasi antara pemerintah daerah dari PDAM dan BPBD,” ujarnya.

Pihaknya mencatat total bantuan yang meluncur ke lokasi mencapai puluhan ribu liter. Jumlah tersebut akan terbagi secara merata untuk warga di dua pulau sasaran.

“Air yang disalurkan sebanyak 64 Ribu liter kita distribusikan kepada warga yang membutuhkan bantuan air bersih,” kata KBP Bayu.

Warga Sempat Memanfaatkan Air Laut

Bantuan air bersih ini memberikan kelegaannya tersendiri bagi penduduk lokal. Selama kemarau terik melanda, warga sangat mengandalkan sumber air yang makin terbatas.

Salah satu warga Pulau Siladen bernama Montonaung menceritakan perjuangan berat masyarakat setempat selama musim kemarau. Tanpa pasokan air hujan, warga terpaksa mencari cara ekstrem dengan menggunakan air laut untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

“Kami biasnnya hanya andalkan air hujan, tapi sekarang kemaru panjang terpaksa ambil air laut untuk kebutuhan sehari-hari,” tandasnya. Dengan adanya bantuan ini sangat membantu kami masyarakat di daerah kepulauan yang kesulitan air,  terimakasih Pemkot Manado dan Polairud Polda Sulut,” tandasnya.(One/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *