Jakarta, TR – Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan melantik 23 pejabat baru di Jakarta pada Kamis, 10 September 2026. Pejabat tersebut terdiri dari 18 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 5 Pejabat Administrator. Acara berlangsung di Aula Prona Kementerian ATR/BPN.
Pelantikan ini bertujuan memperkuat pelaksanaan tugas di lingkungan kementerian. Langkah ini mendukung percepatan transformasi layanan pertanahan untuk masyarakat.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah hari ini sebagai bagian dari penataan organisasi serta dilaksanakan dalam rangka penyegaran untuk peningkatan kinerja kelembagaan. Tentunya dengan harapan agar transformasi layanan pertanahan yang sedang kita lakukan bisa berjalan dengan lebih baik lagi,” ujar Ossy.
Tiga Layanan Utama Kementerian ATR BPN
Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan tiga layanan baru pada 17 Agustus 2026. Layanan tersebut adalah Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS), Pengukuran Terjadwal, dan Organisasi Berbasis Kewilayahan.
Program ini memberikan kepastian waktu layanan bagi warga. Pemerintah ingin meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan.
Ossy meminta seluruh pejabat menjaga tata kelola lembaga secara profesional. Para pejabat baru harus segera memetakan potensi dan kendala kerja.
“Saya meminta Saudara segera lakukan konsolidasi internal untuk memetakan potensi dan kendala. Perkuat kolaborasi tim, hadirkan lingkungan kerja yang kondusif, serta bangun komunikasi dan sinergi yang erat antarunit maupun dengan mitra eksternal,” pesan Ossy.
Pesan Wamen ATR untuk Pejabat Terlantik
Ossy mengajak pejabat baru menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Kinerja pejabat menentukan keberhasilan transformasi di kementerian.
Proses pelantikan berlangsung secara daring dan luring. Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama turut menyaksikan acara ini.
“Saya ucapkan selamat bertugas dan selamat menunaikan tugas mulia ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Semoga amanah ini membawa kebaikan, keadilan dan pelayanan yang jauh bermanfaat serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Ossy.(ATR/BPN)













