banner 846x362

Peringati Hari Karantina, 149 Hewan di Manado Dapat Vaksin Rabies Gratis

Manado, TR – Ratusan warga Kota Manado memadati Lapangan Sparta Tikala pada Sabtu, 26 September 2026. Mereka membawa anjing dan kucing kesayangan untuk mengikuti program layanan vaksinasi rabies secara gratis.

Pemerintah menyuntikkan vaksin kepada tepat 149 ekor hewan peliharaan pada kegiatan tersebut. Angka ini menandai peringatan Hari Karantina Indonesia ke-149 sekaligus memperingati Hari Rabies Sedunia di Sulawesi Utara.

Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Sulawesi Utara menginisiasi aksi kesehatan ini. Mereka menggandeng Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia serta Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Utara.

Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Kota Manado juga mengawal langsung jalannya pemeriksaan kesehatan hewan. Petugas medis melayani setiap warga yang mengantre sejak pagi hari dengan cekatan.

Ketua Tim Karantina Hewan, Setyawan Pramularsih (Asih), menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mencegah penularan penyakit.

“Karantina tidak hanya bertugas di pintu masuk negara, tetapi juga aktif bersinergi dengan daerah untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular seperti rabies demi keselamatan masyarakat,” ujar Asih.

Petugas tidak hanya memberikan suntikan vaksinasi kepada hewan warga. Panitia turut menyampaikan edukasi mengenai bahaya penularan rabies dan langkah pencegahan dini kepada masyarakat.

Warga mengikuti sesi diskusi interaktif dan kuis edukatif dengan antusias. Sesi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko penularan rabies di lingkungan sekitar.

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Sulawesi Utara, Eudia, menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam mengendalikan rabies.

“Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Sulawesi Utara yang bebas rabies,” ujarnya.

Layanan Jemput Bola Perluas Jangkauan Vaksinasi

Aksi kesehatan di Lapangan Sparta Tikala menjadi bagian dari rangkaian program vaksinasi regional. Petugas telah menuntaskan program serupa di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada pertengahan September.

Sebanyak 65 ekor hewan di Kepulauan Sangihe telah menerima vaksin pada kegiatan sebelumnya. Tim medis siap melanjutkan program lanjutan di Tahuna bersama pemerintah kabupaten setempat.

Barantin dan pemerintah daerah terus mendorong kesadaran masyarakat melalui strategi jemput bola ini. Warga wajib menjaga kesehatan hewan peliharaan demi memutus potensi penularan rabies.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *