Jakarta, TR – DPR RI bersama Pemerintah menuntaskan Pembahasan Tingkat I Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengaturan Reforma Agraria pada Senin (21/09/2026). Seluruh fraksi menyepakati rancangan regulasi tersebut untuk berlanjut ke Pembicaraan Tingkat II dalam Sidang Paripurna DPR RI.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyambut positif kesepakatan seluruh fraksi di DPR RI. Pemerintah berharap regulasi baru ini menjadi landasan yuridis yang kuat bagi penyelenggaraan Reforma Agraria di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah, pembahasan RUU Pengaturan Reforma Agraria yang ditunggu oleh banyak pihak dapat kita selesaikan dalam forum Pembicaraan Tingkat I. Sebagaimana telah kita dengarkan tadi secara bersama, seluruh fraksi telah memberikan pendapatnya dan menyepakati RUU ini untuk diteruskan pada Pembicaraan Tingkat II,” ujar Menteri Nusron dalam Rapat Pengambilan Keputusan atas Hasil Pembahasan/Pembicaraan Tingkat I RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.
Pemerintah merancang RUU Pengaturan Reforma Agraria demi memperkuat kepastian hukum penguasaan dan pemanfaatan tanah bagi masyarakat. Regulasi ini fokus menyelesaikan masalah ketimpangan kepemilikan tanah, tumpang tindih kewenangan antarlembaga, serta pelaksanaan fungsi sosial atas tanah.
“Melalui RUU ini, penyelenggaraan Reforma Agraria dirancang menjadi lebih terencana, terukur, transparan, dan partisipatif. Masyarakat diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam penyelesaian konflik agraria, pemulihan hak, redistribusi tanah, dan pemberdayaan,” tutur Menteri Nusron.
Dukungan Penuh Seluruh Fraksi DPR RI
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memimpin langsung rapat pengambilan keputusan yang dihadiri perwakilan seluruh fraksi tersebut. Masing-masing fraksi menyampaikan pandangan akhir dan menyatakan menerima RUU Pengaturan Reforma Agraria untuk melangkah ke tahap pengesahan.
Sejumlah Wakil Menteri Kabinet Merah Putih beserta jajaran Badan Legislasi DPR RI turut mengawal jalannya rapat penting ini. Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, bersama jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Kementerian ATR/BPN juga hadir mendampingi Menteri Nusron hingga rapat selesai.(ATR/BPN)













