banner 846x362

RSUD Liun Kendage Fokus Tingkatkan Layanan dan Stok Obat Hingga Akhir Tahun

Tahuna, TR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liun Kendage Tahuna terus memperkuat kualitas pelayanan masyarakat. Langkah ini sekaligus mengantisipasi penumpukan pasien dan menjamin ketersediaan obat hingga akhir tahun anggaran 2026.

Direktur RSUD Liun Kendage Tahuna, dr. Polideng M Dalawir, menyampaikan komitmen tersebut di Tahuna pada Rabu (1/10/2026). Ia merespons langsung arahan Bupati Kepulauan Sangihe saat upacara Hari Kesaktian Pancasila.

Momen tersebut menjadi dorongan kuat bagi seluruh manajemen rumah sakit. Pihaknya terus melakukan pembenahan internal secara terarah demi kenyamanan para pasien.

Manajemen fokus membenahi alur pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat jalan. Pihak rumah sakit menyiapkan skenario alternatif untuk mencegah antrean panjang saat lonjakan pengunjung.

“Bagi kami, ini merupakan perintah untuk kami laksanakan, sekaligus merupakan kerinduan kami dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat,” kata Dalawir.

Pihak RSUD mempercepat seluruh proses pemeriksaan medis. Petugas memangkas durasi tunggu pasien sejak pendaftaran, penanganan dokter, hingga pengambilan obat di apotik.

“Kalau pasien banyak sekali, kami harus siap dengan pilihan kedua, pilihan ketiga atau rencana cadangan selanjutnya. Bagaimana supaya para pengguna layanan, para pasien ini bisa dilayani dengan cepat, tetap memberikan pelayanan maksimal, tetapi waktu tunggunya tidak lama,” ujarnya.

Kondisi ketersediaan obat saat ini berada dalam status aman. Jumlah pasokan obat meningkat signifikan jika membandingkannya dengan kondisi awal tahun anggaran.

“Kami dalam posisi sekarang sudah memiliki stok obat yang jauh lebih baik dari awal tahun. Ditingkatkan pada semester satu dan memasuki semester dua ini sudah jauh lebih baik,” jelasnya.

Manajemen mewaspadai potensi lonjakan beban pembiayaan pada penghujung tahun. Pihak rumah sakit terus memantau pergerakan sisa anggaran operasional secara berkala.

“Tugas kami adalah tetap mempertahankan stok obat sampai dengan akhir tahun anggaran. Masa rawan akhir tahun anggaran adalah ketika pembebanan bertambah, sedangkan anggaran tetap,” katanya.

RSUD mengalihkan sisa anggaran kegiatan lain untuk pembelian obat. Strategi ini menjaga kecukupan stok obat hingga penutupan tahun anggaran.

“Ini menjadi tugas kami sebagai manajemen rumah sakit, termasuk bagaimana kita menyiasati anggaran. Anggaran mana yang tidak terpakai atau kurang terpakai 100 persen, kita alihkan sebesar-besarnya untuk anggaran obat supaya stok obat tetap tercukupi,” ungkap Dalawir.

Pembahasan teknis ini melibatkan Satuan Pengawas Internal (SPI) dan Dewan Pengawas. Langkah preventif ini membuktikan komitmen rumah sakit dalam menjaga mutu pelayanan medis.

“Bukan karena ada keluhan, tetapi untuk menjaga kelangsungan obat ini tetap baik sampai dengan akhir tahun,” tegasnya.

Rencana Pemindahan Ruang Perawatan Anak ke Gedung Baru

Agenda besar RSUD selanjutnya adalah memindahkan ruang perawatan anak. Pasien anak akan menempati gedung baru di lantai tiga.

“Rencana besar yang masih harus kami tindaklanjuti sampai dengan akhir tahun adalah memindahkan ruang perawatan anak dari bangunan lama yang sudah tua, termasuk fasilitas yang sudah tua, ke bangunan baru,” jelasnya.

Tim teknis sedang merampungkan pemasangan sistem pendingin udara (AC). Fasilitas AC sangat penting mengingat struktur gedung baru yang tertutup rapat.

“Saat ini dalam tahap persiapan untuk pendingin udara (AC), karena bangunan baru itu dibangun dengan kondisi sangat tertutup, jadi harus ada AC. Kalau semuanya sudah siap, kita akan pindahkan ruang perawatan anak ke gedung baru,” katanya.

Pemindahan ini mempermudah perawatan rutin fasilitas bangunan. Manajemen memilih memusatkan pemeliharaan pada satu gedung utama agar lebih efisien.

“Kenapa harus pindah? Karena bangunan lama itu walaupun masih bisa digunakan secara permanen, rumah sakit tidak mampu untuk memelihara atau maintenance dua ruangan sekaligus. Hanya boleh pilih satu dan kami pilih untuk pindah ke gedung baru bila persiapannya sudah siap,” pungkasnya.(Unk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *