Jakarta, TR – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan, mendatangi Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang pada Kamis dini hari. Kedatangan beliau bertujuan untuk memastikan penanganan musibah kebakaran berjalan lancar di lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan musibah tersebut pada Rabu malam sekitar pukul 23.10 WIB. Kobaran api terlihat muncul pertama kali dari area lantai dua gedung pertanahan tersebut. Polisi akan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki penyebab pasti musibah ini.
Musibah ini menjadi perhatian serius Kementerian ATR/BPN karena menyangkut dokumen serta layanan masyarakat. Wamen Ossy menegaskan bahwa keselamatan seluruh pegawai serta masyarakat merupakan prioritas utama pemerintah. Petugas juga langsung bergerak cepat mengamankan aset penting serta dokumen pertanahan yang masih bisa selamat.
“Pertama-tama, kami sangat prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang. Saya datang langsung malam ini untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik. Prioritas pertama kami adalah keselamatan seluruh pegawai dan masyarakat, kemudian pengamanan aset serta dokumen pertanahan yang masih dapat diselamatkan,” ujar Wamen Ossy saat meninjau lokasi.
Apresiasi untuk Tim Gabungan Penanganan Kebakaran
Pemerintah pusat memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim gabungan di lapangan. Pemerintah daerah, tim pemadam kebakaran, Polres, Kodim, serta masyarakat sekitar langsung bergotong royong menjinakkan si jago merah. Sinergi berbagai pihak membuat proses pemadaman berlangsung cepat dan aman.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemda, Damkar, Polres dan Kodim serta pihak terkait lainnya dan masyarakat dalam membantu proses penanganan pemadaman. Kami tentu akan berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk mengetahui penyebab kebakaran ini,” tutur Wamen Ossy.
Kementerian ATR/BPN berkomitmen menjaga seluruh hak tanah milik masyarakat Karawang. Pihaknya berjanji akan memulihkan layanan pertanahan secepat mungkin agar aktivitas publik tidak terganggu lama.
Kementerian terus berkoordinasi intensif dengan Kanwil BPN Jawa Barat serta instansi kepolisian setempat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan tindak lanjut pascakebakaran berjalan sesuai prosedur.
Pemerintah mengimbau masyarakat Karawang agar tetap tenang menghadapi musibah ini. Masyarakat dapat memantau perkembangan resmi pemulihan layanan pertanahan melalui saluran informasi resmi milik Kementerian ATR/BPN.(ATR)













