Banda Aceh, TR – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid menegaskan arah baru pelayanan publik. Beliau menyatakan transformasi layanan pertanahan harus berorientasi penuh pada kepuasan masyarakat.
Pernyataan ini mengemuka saat beliau mengunjungi Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh pada Jumat, 24 Juli 2026. Nusron Wahid meminta seluruh jajaran membenahi kualitas pelayanan secara menyeluruh. Sistem kerja baru wajib berjalan lebih cepat, transparan, dan memberikan kepastian hukum.
Menteri ATR/Kepala BPN menyampaikan arahan penting di depan seluruh jajaran Kanwil BPN Provinsi Aceh. Beliau menekankan bahwa hasil akhir dari seluruh kegiatan kementerian adalah kualitas pelayanan publik.
”Capaian kita adalah transformasi di bidang pelayanan. Apa pun yang kita lakukan, ujungnya adalah pelayanan. Tujuan utamanya adalah memberikan kepuasan kepada masyarakat sebagai penerima layanan,” ujar Menteri Nusron saat memberikan pembinaan kepada jajaran Kanwil BPN Provinsi Aceh, di Banda Aceh.
Nusron Wahid menginstruksikan seluruh Kepala Bidang, Kepala Kantor Pertanahan, dan Kepala Seksi se-Provinsi Aceh untuk langsung bergerak cepat. Setiap satuan kerja harus melakukan pembenahan internal demi meningkatkan mutu layanan pertanahan.
Lewat pembenahan ini, masyarakat bisa mengakses layanan pertanahan dengan sangat mudah. Layanan baru ini mengusung standar waktu yang jelas serta menjawab kebutuhan warga secara tepat.
Kementerian ATR/BPN menjalankan transformasi pelayanan ini melalui penguatan sistem kerja yang terukur. Nusron Wahid menyebut kombinasi sistem dan sumber daya manusia sebagai kunci utama suksesnya pelayanan publik.
”Kalau kita bicara pelayanan publik, kata kuncinya ada dua, yaitu sistem dan sinten (sumber daya manusia). Sistemnya harus semakin baik agar pelayanan menjadi lebih cepat, lebih sederhana, lebih transparan, dan pada akhirnya meningkatkan kepuasan masyarakat,” tegas Menteri Nusron.
Komitmen Melayani Masyarakat Aceh
Menteri Nusron meminta seluruh jajaran Kanwil BPN dan Kantah di Aceh menempatkan urusan masyarakat sebagai prioritas tertinggi. Setiap pegawai wajib mengedepankan empati dalam menjalankan tugas harian.
”Layani masyarakat dengan hati. Permudah setiap urusan masyarakat,” pungkas Menteri Nusron.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kanwil BPN Provinsi Aceh Arinaldi menyampaikan laporan kinerja seluruh satuan kerja wilayah Aceh. Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Achmad serta Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid turut mendampingi Menteri Nusron dalam kunjungan kerja tersebut.(ATR/BPN)













