banner 846x362

Proyek Rehabilitasi Pelabuhan Tahuna Rp150 Miliar Rampung Akhir 2026

TAHUNA, TR – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tahuna saat ini tengah mempercepat rehabilitasi Pelabuhan Tahuna dan Pelabuhan Matutuang.

Proyek besar ini menggunakan dana APBN dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia. Pemerintah mengucurkan total anggaran sebesar Rp150 miliar untuk menyukseskan agenda renovasi fasilitas laut tersebut.

Langkah nyata ini menjadi bukti fokus pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur transportasi di wilayah Kepulauan Sangihe.

Kepala UPP Kelas II Tahuna, Meifried Palanewen, memberikan rincian lengkap mengenai pembagian anggaran tersebut. Pihaknya menjelaskan bahwa proyek rehabilitasi Pelabuhan Tahuna mendapatkan alokasi dana sekitar Rp90 miliar. Sementara itu, proyek di Pelabuhan Matutuang memperoleh anggaran sebesar Rp60 miliar.

Pembagian dana yang proporsional ini bertujuan agar proses pengerjaan kedua objek vital tersebut berjalan optimal secara bersamaan.

Pemerintah menargetkan seluruh proses pengerjaan selesai tepat waktu pada akhir tahun 2026. Oleh karena itu, semua pihak terkait terus memacu produktivitas kerja di lapangan demi mencapai target tersebut.

“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat selesai pada akhir tahun 2026 sehingga hasil pembangunan ini dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat,” ujar Meifried Palanewen dengan optimis.

Cakupan Proyek Perbaikan Dermaga Sangihe

Pekerjaan fisik di lapangan mencakup banyak sektor penting pada infrastruktur pelabuhan. Untuk wilayah Tahuna, tim ahli melakukan perbaikan pada fasilitas laut, area darat, dermaga, trestle, hingga area parkir. Selanjutnya, proyek di Pelabuhan Matutuang fokus pada perbaikan dermaga, fasilitas darat, serta sarana pendukung lainnya.

Melalui peningkatan ini, kualitas pelayanan transportasi laut di daerah perbatasan pasti akan semakin meningkat dan nyaman bagi warga.(Unk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *