banner 846x362

Polri Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak untuk Tekan Harga Sembako

Manado, TR – Jajaran Kepolisian Republik Indonesia melaksanakan Gerakan Pangan Murah secara serentak pada seluruh wilayah Polda di Indonesia. Kegiatan pasar murah ini menyasar masyarakat di Sulawesi Utara guna memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Idulfitri. Langkah strategis tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan agenda Operasi Ketupat 2026.

Polda Sulawesi Utara memilih halaman Kantor Wilayah Bulog sebagai lokasi pusat kegiatan pada Jumat pagi. Kapolri memberikan perintah langsung agar seluruh jajaran membantu warga melalui penyediaan bahan pangan dengan harga miring. Oleh karena itu, Polri menggandeng Perum Bulog untuk menyiapkan berbagai komoditas utama yang dibutuhkan rumah tangga.

Baca juga :

https://teropongrakyat.com/gerakan-pangan-murah-polri-sulawesi-utara/

Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono menegaskan bahwa agenda ini bertujuan mengantisipasi lonjakan harga. Beliau menyebutkan bahwa hari besar keagamaan sering kali memicu fluktuasi harga di pasar tradisional.

Foto : TR / Gerakan Pangan Murah 2026

“Hal ini dilaksanakan dalam rangka Operasi Ketupat Tahun 2026. Menjelang Idulfitri dan juga bertepatan dengan perayaan Nyepi, biasanya terjadi fluktuasi harga bahan pokok. Oleh karena itu, sesuai perintah Kapolri, seluruh jajaran Polri menggelar gerakan pangan murah,” ujarnya.

Masyarakat dapat membeli beras SPHP dengan harga Rp55.000 per 5 kilogram dari harga normal Rp58.000. Panitia juga menyediakan stok beras premium merek Dua Merpati sebanyak 4 ton bagi warga Manado. Selain itu, harga cabai rawit hanya menyentuh angka Rp38.000 per kilogram di lokasi ini.

Selanjutnya, ketersediaan bawang merah dan bawang putih turut menjadi perhatian dengan stok yang mencukupi. Warga juga bisa mendapatkan minyak goreng premium seharga Rp14.500 per liter serta produk Minyakita. Kehadiran vendor pendukung juga melengkapi kebutuhan lain seperti telur, sayuran, hingga daging ayam segar.

Komitmen Menjaga Stabilitas Harga Pangan Nasional

Pihak kepolisian berharap inisiatif ini mampu meringankan beban ekonomi masyarakat secara signifikan. Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah berupaya menjaga daya beli warga tetap stabil selama masa perayaan. Sinergi yang cepat antara Polri dan Bulog membuktikan komitmen negara dalam melayani kebutuhan dasar rakyat.

Kepolisian akan terus memantau perkembangan harga di pasar selama Operasi Ketupat berlangsung. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terkait biaya pangan yang melambung tinggi. Keberhasilan program ini diharapkan menjadi teladan bagi koordinasi lintas instansi pada masa mendatang.(One/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *