Manado, TR – Terik matahari menyengat di sepanjang jalanan Kota Manado. Di tengah padatnya deretan kendaraan yang mengular hingga berjam-jam demi mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU, kelelahan tampak jelas di wajah para pengendara.
Namun, di tengah suasana gerah dan penantian panjang tersebut, senyum hangat dan kebaikan hadir menyapa warga. Personel Kepolisian Polda Sulawesi Utara bersama jajaran Polresta Manado tidak hanya bersiaga mengatur lalu lintas dan menjaga ketertiban, tetapi juga menghadirkan aksi pelayanan yang menyentuh hati.
Dengan ramah, para petugas menghampiri satu per satu pengendara yang kelelahan dan membagikan botol-botol air mineral secara gratis. Langkah kecil namun bermakna ini menjadi penyejuk bagi warga yang harus bertahan di tengah cuaca panas.
Aksi pengawasan dan pengamanan di lapangan ini dipantau langsung oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Susetio Cahyadi bersama Pejabat Utama Polda Sulut untuk memastikan arus lalu lintas di sekitar area SPBU tetap tertib serta mengurai potensi kemacetan.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sulut, Kompol Linda Lidyawati Makal, menyampaikan bahwa pembagian air minum ini merupakan bentuk kepedulian tulus kepolisian terhadap kondisi fisik warga yang mulai keletihan selama mengantre.
“Kami dari Kepolisian Daerah Sulawesi Utara untuk membantu kepada para pengguna, terutama kepada yang mengantri antrean BBM, untuk pertama tetap tertib. Dan kami dari kepolisian membagikan sedikit air mineral untuk bisa memberikan kepada pengguna jalan atau kepada yang mengantri agar tetap tertib dalam pengantrean BBM,” ungkap Kompol Linda Makal.
Kompol Linda menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah kesulitan warga adalah bagian dari komitmen untuk selalu dekat dan mengayomi masyarakat.
“Ini wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, sesuai dengan slogan kami, Polri bersama masyarakat,” tambahnya.
Sentuhan humanis dari jajaran kepolisian ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Mey, salah seorang warga Manado yang kedapatan mengantre sejak siang hari, mengaku terharu dan bersyukur atas kepedulian para petugas polisi di lapangan.
“Dari jam 11, sekarang mau jam 1. Berarti 2 jam, 3 jam begitu mengantre,” tutur Mey sembari memegang botol air mineral yang diterimanya.
Bagi Mey, hadirnya petugas yang menyapa langsung dan mengurai kemacetan membawa rasa tenang dan lega di tengah masa tunggu yang melelahkan.
“Ya terima kasih juga kepada bapak ibu polisi ada mengatur lalu lintas, ada juga yang membagikan air gratis. Sangat-sangat membantu masyarakat yang sedang antre bensin,” Ucap Mey.
Guna menjaga ketertiban bersama, Polda Sulawesi Utara mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena rasa panik (panic buying). Masyarakat diminta untuk tetap tenang, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta senantiasa menjaga kesehatan fisik selama mengantre.
Melalui langkah pengamanan yang dibalut pelayanan humanis ini, Polda Sulut berupaya memastikan aktivitas warga di sekitar SPBU tetap berjalan lancar dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) senantiasa aman dan kondusif.(One/Red)













