banner 846x362

Pertama di Indonesia, Srikandi Jaga Desa Sulut Resmi Dikukuhkan

MANADO, TR – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Srikandi Jaga Desa Provinsi Sulawesi Utara resmi dikukuhkan di Manado, Senin (10/8/2026).

Pengukuhan pengurus Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara berlangsung di Aula Pemerintah Kota (Pemkot) Manado pada Senin pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Srikandi tingkat kabupaten/kota serta perwakilan pemerintah daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas pengukuhan pengurus DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara.

Ia menegaskan bahwa Srikandi Jaga Desa memiliki peran penting sebagai bagian dari Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas).

“Terima kasih untuk teman-teman media yang selama ini selalu support kita di Abpednas, maupun sekarang dengan Srikandi Jaga Desa. Jadi, Srikandi Jaga Desa ini kan satu organisasi sayap yang diberikan, didirikan untuk bagaimana menjadi bagian daripada Abpednas,” ujarnya.

Menurut Kajati Sulut, Abpednas menjadi mitra strategis kejaksaan dalam membangun desa. Organisasi tersebut memiliki anggota yang berasal dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Abpednas ini adalah mitra kita, mitra kejaksaan yang kita gunakan untuk bagaimana kita membangun dari desa. Yang anggotanya kan terdiri dari semua Badan Permusyawaratan Desa,” jelasnya.

Kajati Sulut juga menjelaskan bahwa peran pemberdayaan kini tidak hanya menyasar desa. Pemerintah dan mitra terkait juga mendorong penguatan peran di wilayah perkotaan, termasuk kelurahan.

“Sekarang bukan cuma desa, tapi juga kota, LPMK-nya juga, sebagai bagian yang kita juga tarik sama-sama supaya bagaimana kita bisa menjaga desa maupun kota, dalam hal ini kelurahan dan segala macam, supaya bisa melakukan suatu proses bukan saja perencanaan dan pengawasan. Tetapi lebih daripada itu untuk menumbuhkan semua potensi ekonomi yang ada. Karena itu kita punya Srikandi Jaga Desa. Ini Pak Ketua umum Abpednas sebagai mitra strategis kami,” tagas Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H.,dan Ketua Umum DPP Abpednas, Indra Utama

Ketua Umum DPP Abpednas, Indra Utama, turut menghadiri pengukuhan tersebut. Ia hadir bersama Sekjen DPP Srikandi Jaga Desa Prof. Mia Amiati.

Indra Utama mengapresiasi pengukuhan pengurus Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara. Ia juga menilai Sulawesi Utara memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan melalui berbagai program strategis.

“Sulawesi Utara ini punya keistimewaan yang mungkin tidak semua daerah punya. Punya laut, punya gunung, ada danau juga kan. Ini potensi yang menurut saya sangat luar biasa. Dan kita di Abpednas itu membuat ini menjadi sebuah program strategis. Ada ketahanan pangan, ada Geopark, dan juga ada Dapur MBG, dan juga termasuk satu desa satu kandang ayam,” ujar Indra.

Indra mengatakan Srikandi Jaga Desa memiliki ruang besar untuk terlibat langsung dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Ia menilai kehadiran Srikandi dapat memperkuat pendampingan di lapangan, termasuk dalam penanganan stunting dan pengembangan UMKM.

“Ada beberapa program, dan kita lihat ini hanya Srikandi-Srikandi yang bisa mampu untuk bisa terjun langsung ke lapangan. Kita lihat ada stunting, kemudian UMKM-UMKM, ini perlu khusus sentuhan dari Srikandi,” kata Indra.

Sulut Jadi DPD Srikandi Jaga Desa Pertama

Indra Utama menyebut pengukuhan DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara menjadi momentum penting bagi organisasi tersebut.

Ia mengatakan Sulawesi Utara menjadi daerah pertama di Indonesia yang mengukuhkan pengurus DPD Srikandi Jaga Desa.

“Hari ini kita lantikkan yang pertama kali dari seluruh Indonesia, Sulawesi Utara yang pertama kita lantikkan. Ini kerja kerasnya Pak Kajati dan teman-teman Abpednas di sini. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh untuk Srikandi-Srikandi yang ada di daerah-daerah lainnya,” pungkas Indra Utama.

Pengukuhan tersebut menjadi langkah awal bagi DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Program tersebut mencakup penguatan ekonomi desa dan kelurahan, penanganan stunting, serta pengembangan UMKM di berbagai wilayah Sulawesi Utara.

Dengan dukungan Abpednas dan Kejaksaan, Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara diharapkan dapat berperan aktif dalam menggali potensi ekonomi dan memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.(One/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *