TAHUNA, TR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Kepulauan Sangihe memperjuangkan proyek perbaikan drainase di Pasar Towo, Tahuna. Langkah itu diambil untuk menjawab keluhan masyarakat terkait kondisi saluran drainase yang mengganggu aktivitas di kawasan pasar.
Disperindag juga menyiapkan usulan anggaran sekitar Rp400 juta untuk mendukung penanganan persoalan tersebut. Perbaikan drainase menjadi salah satu program yang mendapat perhatian karena menyangkut kenyamanan pedagang dan pengunjung pasar.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Sangihe, Treenov Touvan Ponto, SH, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah sejak persoalan itu menjadi perhatian publik.
“Menyikapi permasalahan yang menjadi perhatian publik kita sebenarnya sudah mengambil langkah,” ujarnya.
Menurut Ponto, Disperindag sebelumnya sudah mengusulkan proyek perbaikan drainase. Namun, usulan tersebut mengalami penundaan. Kini pihaknya kembali memperjuangkan agar proyek itu masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Keluhan Warga Jadi Perhatian
Ponto menjelaskan kondisi drainase saat ini menghambat aktivitas di pasar ikan. Selain itu, kondisi tersebut juga dinilai membahayakan masyarakat yang berbelanja di Pasar Towo.
“Memang kita tengah perjuangan untuk adanya perbaikan drainase sebab selama ini aktivitas di pasar ikan terutama sangat terganggu. Apalagi sudah ada beberapa warga yang jatuh di saat berbelanja di pasar Towo, ini menjadi perhatian,” ucapnya.
Ia menegaskan Pemerintah Daerah Kepulauan Sangihe terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan infrastruktur pasar. Langkah itu diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas jual beli serta meningkatkan kenyamanan masyarakat di Pasar Towo.(Unk)













