Bengkulu, TR – Masyarakat Kota Bengkulu kini menikmati kepastian waktu dalam pengurusan sertifikat tanah. Kantor Pertanahan Kota Bengkulu menghadirkan inovasi berupa layanan Pengukuran Terjadwal. Program baru ini membantu warga mengatur kegiatan harian mereka tanpa takut kehilangan waktu.
Seorang warga Kota Bengkulu bernama Rahmat Irianto merasakan langsung manfaat program ini. Pria berusia 64 tahun tersebut sedang mengurus pendaftaran tanah milik keluarganya di Kantor Pertanahan Kota Bengkulu. Ia mengaku sangat terbantu dengan kepastian jadwal petugas lapangan.
Rahmat mengingat pengalaman masa lalu sebelum ada layanan baru ini. “Dalam pengukuran sebelumnya, yang terbayang oleh kami, banyak sekali waktu yang terbuang dan tidak terjadwal. Semenjak ada Pengukuran Terjadwal, jadi lebih presisi waktunya, ketepatan dan kepastian jadwal pengukuran,” ungkap Rahmat Irianto, saat ditemui di Kantah Kota Bengkulu.
Kejelasan jadwal membuat pemohon bisa menyediakan waktu khusus di lokasi tanah. Petugas memberikan informasi konfirmasi dalam hitungan jam setelah warga mengajukan berkas. Hal ini memberi ketenangan bagi pemohon yang memiliki kesibukan lain.
Rahmat membagikan pengalaman saat mengajukan permohonan ke petugas kantor pertanahan. “Yang pasti lebih tenang karena jadwalnya sudah tahu kapan. Jadinya aktivitas kita yang lain tidak terganggu. Hari ini dimasukkan, nanti dikonfirmasi paling lama 3-4 jam, kapan pengukuran bisa dilakukan,” ujar Rahmat Irianto.
Layanan ini juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pelayanan publik. Proses yang transparan mendorong keberanian warga untuk mengurus tanah mereka secara mandiri tanpa bantuan pihak ketiga.
Antusiasme warga terus meningkat seiring perbaikan kualitas layanan dari petugas. “Kami sebagai masyarakat sangat puas. Alhamdulillah setelah adanya Pengukuran Terjadwal, ya masyarakat mulai antusias dan sangat ingin mengurus tanahnya,” ucap Rahmat Irianto.
Inovasi Kementerian ATR BPN untuk Pelayanan Publik
Warga berharap Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional terus melanjutkan inovasi serupa. Peningkatan layanan lain akan melengkapi keberhasilan program pengukuran tanah ini.
Masyarakat menginginkan keberlanjutan dari seluruh program perbaikan pelayanan. “Semoga program ini bisa ditindaklanjuti dengan program-program yang lain. Jangan sampai berhenti di program pengukurannya saja,” pungkas Rahmat Irianto.
Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid meluncurkan tiga transformasi layanan pertanahan pada 17 Agustus 2026. Tiga program tersebut mencakup Pengukuran Terjadwal, Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari, dan Transformasi Organisasi Berbasis Kewilayahan. Kementerian ATR/BPN menghadirkan seluruh inovasi ini demi melayani masyarakat secara lebih cepat, pasti, dan terukur.(ATR/BPN)













