Manado, TR – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat perairan dan pesisir. Tidak hanya berfokus pada pengamanan laut, jajaran Polairud dituntut memiliki jiwa sosial dan empati tinggi terhadap setiap permasalahan yang dihadapi warga.
Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bajuaji Yudha Prajas, menyampaikan bahwa peran kepolisian perairan mencakup perlindungan menyeluruh, termasuk merespons cepat berbagai kejadian musibah di wilayah perairan Sulawesi Utara dan sekitarnya.
“Sebagai petugas Polri, kita dituntut untuk mempunyai jiwa kemanusiaan, sosial yang tinggi, serta berempati terhadap semua permasalahan di wilayah terhadap masyarakat,” ujar Kombes Pol Bajuaji Yudha Prajas saat ditemui di kediamannya, Kamis (08/10).
Selain menjaga keamanan wilayah pantai dan pesisir, personil Ditpolairud juga aktif menyerap aspirasi dan membantu memecahkan kendala sosial ekonomi yang dirasakan masyarakat kepulauan melalui program patroli dan pembinaan masyarakat perairan (Binmas Air).
“Selain kita menjaga pantai dan pesisir, tentunya kita membantu kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat kepulauan dan masyarakat pesisir,” tambahnya.
Mengenai penanganan kasus kejadian di laut, Ditpolairud Polda Sulut baru-baru ini merespons laporan musibah kecelakaan kerja yang menimpa seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Bitung di Perairan Morotai.
“Kapal tangkap ini berasal dari Bitung, perusahaannya ada di Bitung. Ada kejadian kecelakaan laut di Laut Morotai, ABK-nya ada yang kecelakaan laut sampai meninggal. Begitu saat mereka sandar di dermaga Polairud, selain kita evakuasi korban, kita mengidentifikasi penyebab kematian tersebut,” jelas Bajuaji.
Setelah dilakukan pemeriksaan medis awal serta pemeriksaan terhadap empat orang saksi, kepolisian menyimpulkan bahwa insiden tersebut merupakan murni kecelakaan kerja di atas kapal tangkap ikan.
Aksi Cepat Tanggap dan Call Center Pengaduan
Untuk memaksimalkan pelayanan, Ditpolairud Polda Sulut mengimbau masyarakat nelayan dan masyarakat umum untuk tidak ragu memanfaatkan layanan call center pengaduan yang terhubung langsung dengan penjagaan Ditpolairud.
Tak terbatas pada wilayah perairan semata, jajaran Ditpolairud Polda Sulut juga sigap memberikan bantuan pada kejadian darurat di darat maupun jalan raya jika menemukan masyarakat yang membutuhkan pertolongan mendesak.
“Pernah ada kejadian di tengah jalan tol kita kedapatan masyarakat yang mengalami musibah, ikannya terhambur di tol, kita berhenti mengamankan lalu lintas di tol kemudian membantu membenahi ikan-ikan tersebut,” pungkas Kombes Pol Bajuaji.
Masyarakat diimbau untuk senantiasa mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut dan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas maupun musibah melalui saluran komunikasi resmi kepolisian terdekat.(One/Red)













