banner 846x362

Program KKNP PTLP STPN 2026 Resmi Berakhir, Taruna Sukses Ukir Capaian Lapangan

Yogyakarta, TR – Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, resmi menutup program KKNP PTLP STPN 2026 pada Senin (13/07/2026).

Acara penutupan bertempat di Pendopo Widya Sasana Bhumi, Politeknik Agraria STPN. Kementerian ATR/BPN menerima kembali sebanyak 619 taruna dan taruni peserta pengabdian.

Para peserta menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pelayanan pertanahan selama empat bulan.

Andi Tenri Abeng memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta. Ia menilai pengalaman lapangan meningkatkan kemampuan para taruna.

“Mudah-mudahan kegiatan KKNP-PTLP ini menjadi best practice bagi Adik-adik semua dan menjadi nilai tambah saat berkecimpung di dunia pertanahan yang sesungguhnya. Semoga semua juga bisa menjadi bagian aktif dari jajaran Kementerian ATR/BPN,” ujar Andi Tenri Abeng.

Program KKNP PTLP STPN 2026 membawa dampak langsung bagi kerja Kementerian ATR/BPN. Program tematik ini mempercepat perbaikan data pertanahan nasional.

“Pelaksanaan KKNP ini sangat bagus. Sangat bermanfaat bagi kepentingan kita dalam rangka peningkatan kualitas data pertanahan,” tutur Andi Tenri Abeng.

Para taruna menjalankan tugas utama mendukung percepatan Informasi Geospasial Tematik (IGT). Wilayah kerja mencakup Provinsi D.I. Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Sebagian peserta mendatangi lokasi terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang. Mereka fokus memulihkan dokumen pertanahan pascabencana.

Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, menyampaikan laporan capaian kerja para taruna. Peserta memetakan 90.470 bidang tanah kategori KW 4, 5, dan 6 di Jawa Tengah.

Taruna juga menyelesaikan pemetaan 133.565 bidang tanah di Provinsi D.I. Yogyakarta. Tim di Aceh Tamiang merestorasi 1.652 boks atau 330,4 meter linier arsip pertanahan.

“Capaian tersebut menjadi kontribusi nyata para taruna/i dalam mendukung pemutakhiran data pertanahan digital dan pemulihan arsip pertanahan pascabencana,” kata Sri Yanti Achmad.

Program ini berhasil menaikkan kompetensi teknis dan sikap kerja peserta. Para taruna mengasah kemampuan kerja sama serta pemecahan masalah di lapangan.

Sri Yanti Achmad berharap pengalaman ini memperkuat integritas lulusan Politeknik Agraria STPN.

“Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama berada di lapangan menjadi bekal berharga dalam membentuk lulusan pertanahan yang profesional, berintegritas adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap mendukung transformasi pelayanan pertanahan dan tata ruang di Indonesia,” pungkas Sri Yanti Achmad.

Prosesi Pelepasan dan Hadirin Acara

Andi Tenri Abeng melepas rompi peserta secara simbolis sebagai tanda penutupan. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Bahrun Munawir, mendampingi prosesi pelepasan tersebut.

Kepala Biro Umum dan Layanan, Awaludin, juga ikut memimpin jalannya prosesi pelepasan rompi.

Sejumlah pejabat BPN menyerahkan laporan penyerahan taruna secara langsung. Kakanwil BPN Sumut Nugraha, Kakanwil BPN Jateng Sri Pranoto, dan Kakanwil BPN DIY Sepyo Achanto hadir di lokasi.

Kakanwil BPN Provinsi Aceh, Arinaldi, turut menghadiri seluruh rangkaian acara secara daring.(ATR/BPN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *