banner 846x362

Kementerian ATR/BPN Jadi Pendukung Utama PSN Pelabuhan Tanjung Carat Palembang

PALEMBANG, TR – Kementerian ATR/BPN memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Melalui penyediaan jaminan kepastian hak atas tanah, instansi ini memastikan proyek tersebut berjalan sesuai target pemerintah pusat. Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menegaskan bahwa dukungan Kementerian ATR/BPN menjadi fondasi penting bagi Proyek Strategis Nasional (PSN) ini. Langkah konkret tersebut terlihat dari penerbitan Sertipikat Hak Pengelolaan (HPL) untuk kawasan pelabuhan serta area pendukungnya.

Pemerintah memposisikan kementerian ini sebagai penggerak utama dalam setiap kegiatan investasi besar di Indonesia. Nusron Wahid menjelaskan bahwa proyek di bidang konektivitas ini memerlukan legalitas lahan yang kuat agar menarik minat para investor global. Pernyataan tersebut muncul saat acara Project Launching Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat di Griya Agung, Palembang, Kamis (09/04/2026). Selain itu, ketersediaan pelabuhan yang memenuhi standar internasional akan memicu pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Selatan secara signifikan.

Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 menetapkan pembangunan pelabuhan ini sebagai salah satu agenda prioritas nasional. Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Selatan juga telah menyerahkan sertipikat lahan seluas 599.500 m2 kepada Kementerian Perhubungan. Kemudian, prosesi penandatanganan hibah sertipikat HPL untuk lahan mozaik 5 dan 6 turut memperkuat status hukum area proyek. Gabungan kedua lahan mozaik ini mencapai luas lebih dari 1,6 juta meter persegi demi kelancaran pembangunan fisik.

Pihak kementerian juga mengajak pimpinan daerah untuk lebih aktif menyelesaikan berbagai persoalan sengketa lahan di tingkat lokal. Nusron mengungkapkan bahwa capaian pendaftaran tanah di Sumatera Selatan saat ini baru menyentuh angka 53,6 persen. Oleh karena itu, ia meminta jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten untuk bekerja sama menciptakan iklim investasi yang kondusif. Jika proses pendaftaran tanah berjalan cepat, maka para investor tidak akan ragu untuk menanamkan modalnya di Palembang.

Milestone Penting Menuju Efisiensi Logistik Global

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menilai pelabuhan ini memiliki peran sangat strategis dalam memperkuat desain ekonomi Indonesia. Proyek tersebut kini telah memasuki tahap ke-11 dari total 15 tahapan besar yang harus segera tuntas. Dudy optimis bahwa seluruh rangkaian pengerjaan akan selesai sebelum tahun 2029 mendatang berkat kolaborasi lintas sektoral. Kesuksesan agenda ini merupakan hasil sinergi nyata antara pemerintah pusat, daerah, serta pihak swasta yang terlibat langsung.(ATR/BPN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *