Manado, TR – Polda Sulawesi Utara (Sulut) menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) untuk meningkatkan kesiapan personel menghadapi potensi kerusuhan dan aksi unjuk rasa anarkis.
Kegiatan berlangsung di kawasan Pohon Kasih Megamas, Manado, Selasa (3/11/2026). Sebanyak 700 personel gabungan mengikuti latihan tersebut.
Simulasi ini menjadi bagian dari upaya Biro Operasi Polda Sulut dibawah komando Kombes Pol. Ferry Raimond Ukoli, S.I.K. untuk memperkuat kesiapan pengamanan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Latihan Sispamkota melibatkan personel dari berbagai fungsi kepolisian. Mereka terdiri dari pasukan Dalmas, Brimob, Lalu Lintas, serta Tim Unit Reaksi Cepat (URC).
Personel tersebut berasal dari lima satuan wilayah. Masing-masing yakni Polresta Manado, Polres Bitung, Polres Minahasa, Polres Minahasa Utara, dan Polres Tomohon.
Kabagbinlatops Biro Binops Stamaops Polri, Kombes Pol. Joni Afrizal Syarifuddin, meninjau langsung kegiatan tersebut. Peninjauan itu bertujuan melihat kesiapan personel Polda Sulut dalam menjalankan tahapan pengamanan di lapangan.
Kombes Pol. Joni Afrizal Syarifuddin menjelaskan, Sispamkota merupakan bagian dari pembinaan rutin Polri.
Latihan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan personel dari berbagai fungsi agar memahami tugas masing-masing.
“Untuk Sispamkota ini sebenarnya merupakan pembinaan rutin dalam kesiapan kita untuk menjaga Harkamtibmas. Personel-personel kita karena bukan satu kesatuan saja, dari berbagai macam fungsi, mulai dari Primom, Samapta, Intel, itu dikerahkan semua sehingga perlu dilakukan pelatihan sehingga mereka mampu di lapangan untuk berbuat sesuai dengan apa yang harus dikerjakan sesuai dengan fungsinya masing-masing,” ujar Kombes Pol. Joni.

Ia menilai pelaksanaan simulasi berjalan dengan baik. Namun, Polri tetap perlu melakukan pembinaan dan evaluasi secara berkala.
Menurutnya, evaluasi tersebut penting untuk menyempurnakan setiap tahapan pengamanan.
“Iya, sudah berjalan dengan baik, ya, akan tetapi namanya memang situasi ini harus dilakukan pembinaan terus sehingga ada sedikit mungkin koreksi-koreksi, mungkin dari kemarin kita juga telah melaksanakan Tactical Wall Game (TWG), di situ juga kami memberikan masukan-masukan sehingga dari TWG sampai dengan sebenarnya aplikasi ini bisa bisa mencerminkan langkah-langkah tahapan untuk bisa menanggulangi hal-hal yang agar terjadi ke depan hari,” tambahnya.
Sementara itu, Irwasda Polda Sulut Kombes Pol. Amin Litarso menegaskan pentingnya simulasi Sispamkota untuk menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan.
Menurutnya, latihan tersebut menjadi langkah strategis dalam menyiapkan personel menghadapi situasi umum maupun kondisi kontinjensi di wilayah Sulawesi Utara.
“Jadi kegiatan simulasi Sispamkota ini kita laksanakan sebagai suatu kegiatan yang sangat strategis terkait dengan situasi ke depan, baik menghadapi apa, situasi secara umum maupun kegiatan situasi kontinjensi yang dimungkinkan juga bisa terjadi di wilayah Sulawesi Utara,” jelas Kombes Pol. Amin Litarso.
Ia mengatakan setiap kegiatan pengamanan harus melalui persiapan dan latihan terlebih dahulu.
Selain kemampuan personel, kepolisian juga perlu memastikan seluruh perlengkapan pendukung dalam kondisi siap pakai.
“Dan ini kita laksanakan memang apa, setiap kita akan melaksanakan kegiatan kita harus melaksanakan latihan, ya, latihan dulu. Jadi setelah latihan itu semua prosedur kita siapkan dan juga ini untuk mengecek juga kesiapan peralatan, ya, kesiapan peralatan kita cek ulang, itu kalau apabila mungkin ada kita evaluasi mungkin ada kekurangan-kekurangan, juga kesiapan anggota,” terangnya.
Pastikan Pengamanan Sesuai Prosedur
Kombes Pol. Amin Litarso menambahkan, latihan Sispamkota bertujuan memastikan setiap personel memahami prosedur pengamanan.
Dengan demikian, seluruh anggota dapat menjalankan tugas secara tepat ketika menghadapi situasi sebenarnya.
“Ini penting sehingga ketika kita menghadapi situasi yang sebenarnya di lapangan itu sudah tidak ada hal-hal yang menyalahi prosedur,” pungkasnya.
Melalui simulasi Sispamkota ini, Polda Sulut memperkuat kesiapan personel, kemampuan koordinasi lintas fungsi, serta kelengkapan peralatan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Utara.(One/Red)













