banner 846x362

Transformasi Pelayanan Jadi Fokus Utama HANTARU 2026

Jakarta, TR – Kementerian ATR/BPN memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2026 pada Kamis (24/09/2026). Acara ini menandai 66 tahun berlakunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA).

Kementerian memperkuat komitmen menghadirkan layanan pertanahan yang lebih pasti, mudah, dan dekat. Peringatan tahun ini mengusung tema “Transformasi, Melayani Lebih Pasti”.

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid memimpin langsung Upacara Peringatan HANTARU 2026 di Jakarta. Beliau memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran kementerian.

Menteri Nusron meminta seluruh pegawai bekerja dengan semangat pelayanan yang pasti. Beliau menekankan pentingnya komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Mari kita jadikan momentum HANTARU 2026 ini sebagai pendorong untuk terus memperkuat komitmen pengabdian kita kepada bangsa dan negara. Transformasi, Melayani Lebih Pasti harus menjadi cara kerja kita sehari-hari,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid dalam Upacara Peringatan HANTARU 2026, di Kementerian ATR/BPN, Jakarta.

Menteri Nusron menjelaskan tujuan utama transformasi kementerian. Langkah ini berfokus memberikan kepastian hukum dan kepuasan masyarakat.

“Setiap perubahan kebijakan, organisasi, teknologi, dan sistem pelayanan benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutur Menteri ATR/Kepala BPN.

Menteri Nusron memerintahkan seluruh jajaran pusat dan daerah menegakkan standar waktu. Setiap unit kerja wajib menjalankan pelayanan secara transparan.

“Pastikan setiap proses birokrasi wajib dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel, dan setiap sengketa dan konflik pertanahan ditangani dengan kesungguhan, ketegasan, dan keberanian, dengan tetap berpijak pada kebenaran dan hukum,” tegas Menteri Nusron.

Kementerian telah meluncurkan Tiga Transformasi Layanan dan Organisasi sejak 17 Agustus 2026 lalu. Program tersebut mencakup Pengukuran Terjadwal, PERINTIS 10 Hari, dan Organisasi Berbasis Kewilayahan.

Capaian Nyata Layanan Pertanahan Nasional

Layanan Pengukuran Terjadwal kini beroperasi di 465 Kantor Pertanahan (Kantah). Angka tersebut mencapai 96,3% dari total Kantah secara nasional.

Layanan ini menjamin penyelesaian Peta Bidang Tanah (PBT) maksimal 12 hari. Sementara itu, kementerian memperluas penerapan program PERINTIS hingga 109 Kantah.

Program PERINTIS menargetkan penyelesaian Peralihan Hak tanah maksimal 10 hari. Kementerian juga merubah SOTK 50 Kantah pada tahap kedua menuju pendekatan kewilayahan.

Menteri Nusron menutup amanatnya dengan menghubungkan momentum ini pada agenda nasional. Beliau menegaskan kembali pentingnya semangat pemerataan.

“Semangat Reforma Agraria adalah semangat kita untuk maju bersama dan untuk berkeadilan lebih baik. Selamat memperingati HANTARU 2026,” pungkasnya.

Wakil Menteri ATR/Kepala BPN Ossy Dermawan turut menghadiri upacara tersebut bersama para pejabat kementerian. Rangkaian acara berlangsung khidmat dan berakhir dengan prosesi pemotongan tumpeng.(ATR/BPN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *