banner 846x362

Transformasi Pelayanan Pertanahan Dimulai

Jakarta, TR – ​Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid langsung tancap gas. Nusron mengusung transformasi pelayanan di tubuh Kementerian ATR/BPN. Ia berfokus pada tiga pilar utama. Pilar tersebut mencakup pilar organisasi, pilar tata laksana, dan pilar sumber daya manusia.

​Nusron kini tengah mengatur sistem pola karier baru bagi seluruh staf. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas serta profesionalisme aparatur sipil negara.

​Nusron menekankan pentingnya proses berjenjang dalam promosi jabatan. Pegawai harus menempuh tahapan kerja yang jelas dan terstruktur.

​”Ke depan kita ingin membangun sistem karier yang jelas. Jangan bermimpi menjadi Kepala Seksi lalu langsung menjadi Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) di tempat yang sama. Semua harus melalui prosesnya. Kalau mau jadi Kepala Kantor Wilayah (Kanwil), harus pernah menjadi Kepala Kantah di berbagai di daerah, dan memiliki pengalaman yang cukup,” tegas Menteri Nusron saat memberikan pembinaan kepada jajaran Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta dan Banten, di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (29/07/2026).

​Pihaknya sengaja membenahi pola karier pegawai ATR/BPN. Kebijakan ini membentuk organisasi yang lebih responsif dan adaptif. Setiap staf wajib mengantongi pengalaman lintas wilayah serta lintas fungsi.

​Sistem anyar ini memberikan kepastian jenjang karier bagi para pegawai. Nusron ingin setiap ASN memahami peta jalan karier mereka secara transparan.

​”Setiap orang harus tahu perjalanan kariernya sampai ke mana. Ada tahapan yang harus dilalui. Sistem pola karier ini kita bangun supaya semua jelas,” tutur Menteri Nusron.

​Transformasi SDM ini berjalan seiring penataan struktur organisasi. Kementerian juga menyusun peta jabatan, mengasah kompetensi, serta menggelar rotasi pegawai secara berkala. Skema ini melahirkan calon pemimpin yang kaya pengalaman di lapangan. Promosi jabatan kini resmi mendasarkan diri pada kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak nyata.

Pentingnya Integritas dan Kinerja Layanan Publik

​Nusron berpesan agar seluruh jajaran senantiasa menjaga integritas diri. Sikap profesional wajib menjadi fondasi utama dalam melayani warga. Keberhasilan perubahan sistem sangat bergantung pada komitmen individu pegawai. Seluruh elemen harus memberikan pelayanan terbaik demi menjaga marwah instansi.

​Pengarahan berjalan lancar di bawah panduan Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Achmad. Kepala Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta Erry Juliani Pasoreh serta Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten Harison Mocodompis menyampaikan laporan kinerja wilayah masing-masing.

​Acara tersebut turut menghadirkan Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana dan Manajemen Risiko Einstein Al Makarima bersama Kepala Biro Sumber Daya Manusia Budi Santosa.(ATR/BPN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *