banner 846x362

Menteri Nusron Tinjau Kantah Aceh Tamiang Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera 2025

Aceh, TR – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid meninjau Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis (23/07/2026). Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan pemulihan fasilitas pelayanan publik pascabencana hidrometeorologi Sumatera 2025 berjalan optimal. Nusron Wahid melihat langsung kondisi fisik gedung dan berbagai fasilitas kantor yang sempat rusak akibat terjangan banjir serta tanah longsor.

Bencana alam hebat pada tahun 2025 lalu sempat melumpuhkan operasional kantor pertanahan setempat. Pihak kementerian bahkan harus memindahkan pusat operasional sementara ke Kota Langsa demi menjaga kelangsungan layanan masyarakat. Kunjungan resmi ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mengembalikan fungsi pelayanan publik di wilayah terdampak.

Menteri Nusron Wahid menyampaikan rasa syukur atas beroperasinya kembali gedung kantor tersebut secara mandiri. Beliau memastikan bahwa masyarakat kini sudah bisa mengurus berbagai dokumen pertanahan langsung di lokasi semula.

“Alhamdulillah sekarang kita sudah bisa aktif lagi di sini. Waktu itu pelayanan sempat tertunda sekitar dua bulan karena kondisi pascabencana dan terpaksa mengungsi. Sekarang pelayanan kepada masyarakat sudah kembali berjalan,” ujar Menteri Nusron kepada awak media yang hadir di lokasi Kantah.

Kepala Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Husni mendampingi langsung rombongan menteri selama menyusuri area gedung. Nusron Wahid memeriksa sejumlah ruangan vital, termasuk ruang penyimpanan dokumen pertanahan warga yang sempat terkena dampak banjir.

Menteri ATR/BPN mendorong percepatan proses digitalisasi dokumen dan penggunaan teknologi mikrofilm di daerah rawan bencana. Langkah strategis ini bertujuan untuk melindungi data fisik tanah warga dari risiko kerusakan bencana alam pada masa depan.

Sinergi Rehabilitasi Gedung Pelayanan

Proses renovasi fisik gedung Kantah Aceh Tamiang masih terus berjalan secara bertahap. Pemerintah menargetkan perbaikan menyeluruh agar masyarakat merasa nyaman saat mengurus surat-surat tanah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri Pekerjaan Umum yang telah membantu rehabilitasi kantor ini, juga kepada Bappenas, serta semua pihak yang telah membantu sehingga kantor kami nantinya kembali layak digunakan untuk melayani masyarakat. Terima kasih atas dukungan dan kerja samanya,” pungkasnya.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Achmad turut mendampingi kunjungan kerja menteri tersebut. Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh Arinaldi juga hadir mengawal peninjauan lapangan hingga selesai.(ATR/BPN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *