MANADO, TR – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Manado bekerja sama dengan Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi tanggap darurat anti-terorisme dan huru-hara selama dua hari, pada 19–20 Mei 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh karyawan dan petugas keamanan (security) PT PLN (Persero) UPT Manado sebagai upaya peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan dan keselamatan kerja.
Hari pertama kegiatan diisi dengan sosialisasi mendalam mengenai berbagai ancaman dan cara penanganannya. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tentang terorisme, penanganan zat kimia, biologi, radioaktif, dan nuklir (KBRN), serta sistem pelatihan dasar keamanan untuk pegawai dan security dalam pengamanan unit kerja. Selain itu, turut diberikan materi mengenai penjinakan bom (jibom), yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar dalam mengidentifikasi dan merespons situasi berbahaya.

Pada hari kedua, seluruh peserta mengikuti simulasi lapangan yang mengaplikasikan materi yang telah dipelajari. Simulasi mencakup prosedur pemeriksaan kendaraan dan barang bawaan tamu, penggunaan metal detector, hingga penanganan situasi huru-hara melalui teknik negosiasi dan komunikasi dengan pengunjuk rasa. Tak hanya itu, dilakukan pula simulasi aksi teror berupa penyanderaan dan penemuan benda mencurigakan menyerupai bom, yang ditangani sesuai prosedur pengamanan standar.
Dengan adanya kegiatan ini, PT PLN (Persero) UPT Manado berharap seluruh karyawan dan petugas keamanan semakin sigap dan profesional dalam menghadapi potensi ancaman. Aksi terorisme dan kerusuhan dapat terjadi tanpa diduga, sehingga penting bagi seluruh elemen perusahaan untuk selalu waspada dan memiliki pengetahuan yang memadai guna menjaga keamanan lingkungan kerja.(Tim)













