Jakarta, TR – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sukses memenangi Penghargaan IN-Apps Digital Award 2026 untuk kategori Aplikasi Pelayanan Publik. Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyerahkan penghargaan ini di Nusantara Hall ICE BSD, Kota Tangerang, pada Senin (14/09/2026). Pihak penyelenggara menilai aplikasi Sentuh Tanahku berhasil menyajikan informasi pertanahan berbasis digital yang sangat mudah bagi publik.
Kepala Pusat Data Informasi (Pusdatin) Pertanahan dan Tata Ruang, Farid Hidayat, menerima secara langsung tropi bergengsi tersebut usai acara pengumuman. Farid menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim yang telah bekerja keras menyempurnakan layanan ini.
“Kita berterima kasih dan patut bersyukur karena kerja keras dari teman-teman, baik di Kementerian ATR/BPN pusat hingga jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kantor Pertanahan (Kantah). Berdasarkan penilaian juri, Sentuh Tanahku dipilih karena memberikan kemudahan kepada masyarakat dan hadirnya itu memberikan dampak kebaikan buat masyarakat,” ujar Kepala Pusat Data Informasi (Pusdatin) Pertanahan dan Tata Ruang, Farid Hidayat, usai menerima penghargaan di Nusantara Hall ICE BSD, Kota Tangerang.
Pengembang merilis aplikasi Sentuh Tanahku sejak tahun 2017 silam. Pengelola terus memperbarui fitur layanan demi menjawab berbagai kebutuhan pengguna. Saat ini, sebanyak 2,8 juta pengguna aktif mengunduh platform ini, dengan 955 ribu pemilik akun yang sudah menyelesaikan proses verifikasi centang hijau.
Fitur Unggulan dan Proses Penilaian Penghargaan
Masyarakat paling sering menggunakan fitur Cari Berkas di dalam sistem Sentuh Tanahku. Fitur canggih ini membantu pemohon melacak proses pengurusan dokumen pertanahan secara aktual dan rinci.
“Masyarakat bisa mengecek perkembangan berkasnya di seluruh Kantah di seluruh Indonesia. Aplikasi ini juga bisa menjelaskan sekarang posisi berkas di mana, di meja siapa, bahkan nama petugas yang menangani juga tayang di sana, ini upaya kita memberikan informasi yang transparan dan akuntabel,” ungkap Farid Hidayat.
Tim juri mengevaluasi enam aspek utama sebelum menetapkan pemenang penghargaan. Aspek tersebut mencakup performa bisnis, inovasi fitur, pengalaman pengguna, dampak sosial, keamanan data, serta tingkat penanganan komplain. Panel penilai terdiri dari perwakilan kementerian, akademisi teknologi informasi, asosiasi industri, hingga para pakar sektor swasta.
Menteri Parekraf/Kepala Bekraf, Teuku Riefky Harsya, menyerahkan penghargaan tersebut secara langsung kepada Farid Hidayat. Farid berharap capaian ini makin memperluas pemanfaatan aplikasi di tengah masyarakat luas.
“Harapan kami adalah masyarakat memanfaatkan informasi ini sebaik-baiknya. Semakin banyak yang men-download aplikasi ini akan semakin baik juga buat kami karena akan semakin banyak juga yang melakukan kontrol terhadap kualitas layanan ATR/BPN,” pungkas Farid Hidayat.(ATR/BPN)













