Yogyakarta, TR – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membuka kesempatan emas bagi warga yang ingin menyelesaikan kebutuhan pertanahan di kampung halaman pada momentum lebaran tahun ini. Masyarakat kini dapat mengurus berbagai kebutuhan pertanahan di kampung halaman wilayah Yogyakarta secara langsung meski dalam masa libur nasional.
Langkah strategis ini bertujuan memberikan kemudahan akses bagi para pemudik yang jarang memiliki waktu luang di hari kerja biasa.
Baca juga:https://teropongrakyat.com/layanan-pertanahan-jawa-barat-mudik-lebaran-2026/
Pemerintah membuka layanan pertanahan terbatas ini mulai tanggal 18 hingga 24 Maret 2026 pada jam operasional pagi hari. Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Nomor B/KP.06/331-100/111/2026. Seluruh Kantor Pertanahan di wilayah Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, hingga Kota Yogyakarta siap melayani masyarakat dengan sistem piket pegawai.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil BPN D.I. Yogyakarta, Andi Reza Fitrian Eru Setiawan, menjelaskan bahwa pihaknya melihat mudik sebagai momen penyelesaian urusan yang tertunda. Beliau menegaskan bahwa layanan pertanahan tetap hadir agar masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal. Andi Reza juga memastikan pegawai tetap bisa menikmati liburan bersama keluarga melalui pembagian jadwal tugas yang adil dan teratur.
Selain konsultasi, petugas mendorong pemudik untuk segera melakukan pemutakhiran data sertipikat tanah yang terbit sebelum tahun 1997. Proses ini sangat krusial guna memastikan setiap bidang tanah tercatat secara akurat dalam sistem digital peta pertanahan nasional. Melalui validasi data tersebut, pemilik tanah akan mendapatkan kepastian hukum yang jauh lebih kuat dan terlindungi dari potensi sengketa.
Jenis Layanan yang Dapat Diakses Pemudik
Masyarakat bisa mengakses berbagai jenis layanan mulai dari informasi pertanahan hingga pengambilan produk yang telah selesai diproses. Kantor Pertanahan juga melayani penerimaan berkas tanpa kuasa bagi pemilik asli yang datang langsung ke lokasi. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas data pertanahan nasional secara berkelanjutan melalui partisipasi aktif para pemudik.(ATR/BPN)













