MANADO, TR – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Manado menggelar kegiatan sosial bertajuk santunan anak yatim dan buka puasa bersama. Acara yang berlangsung di Luwansa Hotel ini mengusung tema Menyalakan Harapan, Mengalirkan Berkah. Melalui momen ini, PLN UPT Manado santuni anak yatim sekaligus memperkuat komitmen menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Sulawesi Utara selama bulan suci.
Kegiatan mulia ini lahir dari kolaborasi erat antara Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dengan PIKK PLN UPT Manado. Pihak panitia mengundang sebanyak 50 anak yatim piatu yang berasal dari Panti Asuhan Ashabirin, Kelurahan Tuminting. Mereka menerima berbagai bantuan bermanfaat seperti paket perlengkapan ibadah yang terdiri dari sajadah, mukena, dan sarung. Selain itu, anak-anak juga mendapatkan bingkisan lebaran serta santunan uang tunai sebagai dana THR.
Suasana di lokasi acara terasa sangat khidmat saat Ustadz Barokah Zainul Alam memberikan tausiyah. Pimpinan Pondok Pesantren Rumah Tahfidz Darul Quran Tomohon tersebut menjelaskan tentang kemuliaan berbagi di bulan Ramadan. Ia mengingatkan bahwa kepedulian kepada sesama merupakan bentuk nyata dari ketakwaan seorang muslim.
“Puasa bukan sekadar menahan lapar, melainkan madrasah bagi jiwa untuk meraih ketakwaan. Kebaikan orang yang berpuasa tidak hanya tercermin dari ibadahnya kepada Allah, tetapi juga dari kepeduliannya kepada sesama. Sebagaimana janji-Nya, setiap sedekah dan kebahagiaan yang kita alirkan kepada anak yatim di bulan ini, akan menjadi pelita yang menerangi jalan kita di dunia maupun akhirat,” tutur Ustadz Barokah Zainul Alam.

General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, memberikan arahan penting dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa semangat berbagi ini harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab profesional. Seluruh petugas wajib menjaga pasokan energi agar tetap stabil selama masa siaga Ramadan dan Idul Fitri. Hal ini merupakan bagian dari upaya besar dalam menjaga kesiagaan listrik Sulawesi Utara.
“Inspeksi peralatan pada masa siaga ini harus dilakukan secara efektif. Anggaplah kita menjaga peralatan tersebut seperti menjaga teman sendiri penuh ketelitian dan rasa memiliki. Di tengah isu perang global yang dinamis, kita harus tetap waspada menjaga keamanan aset dan meningkatkan kesiapsiagaan di setiap lini,” ujar GM PLN UIP3B Sulawesi.
Sinergi Demi Keandalan Sistem Kelistrikan
Fermi juga menginstruksikan seluruh jajaran di UPT Manado agar terus memperkuat koordinasi lintas unit. Sinergi antara UP2B, UPP, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci utama keberhasilan pelayanan. Langkah ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati aliran listrik tanpa gangguan saat beribadah.
“Saya berharap rekan-rekan terus intens berkoordinasi dengan UP2B, UPP, serta seluruh stakeholder terkait. Kita harus bergerak dengan satu semangat yang sama: menjaga keandalan sistem kelistrikan agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan terang,” tambahnya.
Acara kemudian berakhir dengan sesi doa bersama untuk keselamatan kerja seluruh petugas lapangan. PLN berharap semangat Menyalakan Harapan, Mengalirkan Berkah ini terus menjadi motor penggerak kebaikan. Dengan demikian, PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai pilar pendukung kesejahteraan masyarakat.(Tim)













