banner 846x362

KSOP Manado Mulai Perketat Uji Kelaiklautan Kapal Angkutan Lebaran 2026

MANADO, TR – Dalam rangka meningkatkan keamanan dan keselamatan transportasi laut angkutan lebaran tahun 2026, Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (PPKK) atau Marine Inspector (MI), KSOP Kelas III Manado melakukan uji petik, inspeksi menyeluruh terhadap alat keselamatan dan dokumen kapal di Pelabuhan Manado, Senin (09/02/2026).

Tim Marine Inspector memeriksa secara detail berbagai kelengkapan kapal, mulai dari dokumen kapal, alat keselamatan, life jacket, alat pemadam kebakaran, mesin kapal, sistem komunikasi dan navigasi, hingga alat keselamatan lainnya seperti life raft.

Kepala KSOP Manado, Kolonel Marinir Amrul Adriansyah, S.E., M.H., melalui Marine Inspector Yulita Manampiring, S.M., MAP, M.Mar.E, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

“Ada pun kegiatan kami pada siang hari ini terkait dengan Instruksi Dirjen Perhubungan Laut nomor IRDJPL 1 tahun 2026 tentang uji kelaiklautan kapal penumpang dalam rangka angkutan lebaran 2026,” ujar Marine Inspector Yulita Manampiring, S.M., MAP, M.Mar.E, kepada wartawan di atas KM Gregoreius usai melaksanakan uji petik.

Menurut Yulita, kegiatan ini bertujuan memastikan agar transportasi laut selama masa libur lebaran berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman.

“Tujuan dalam kegiatan uji petik pada saat ini untuk meningkatkan kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan kapal, transportasi kapal dalam masa angkutan lebaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yulita menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap semua instrumen dan peralatan kapal.

Foto : Kegiatan Uji Petik di KM Gregoreius

“Kami memastikan kembali ketersediaan alat-alat keselamatan di atas kapal apakah cukup atau ada juga mungkin yang sudah rusak diganti, terus akomodasi di kapal, terus alat-alat keselamatan lainnya, permesinan, juga alat pemadam, seperti itulah pengecekan kami,” tegasnya.

Yulita mengakui ada beberapa temuan terkait dokumen dan lampu live jaket kapal KM Gregoreius yang akan expired, dan diminta kepada pihak manajemen untuk segera melakukan perpanjangan.

“Ada beberapa temuan seperti misalnya di dokumen kapal yang kami cek ada beberapa yang sudah mau kadaluarsa. Jadi kami ingatkan untuk diperpanjang. Juga ada beberapa seperti yang disampaikan Kapten tadi ada lampu yang ada di live jaket baterai lampu sudah mati. Seperti itu lah kurangnya,” paparnya.

Sementara itu, Kepten KM Gregoreius, Messyah Kasehung menyampaikan akan segera melengkapi kekurangan yang ditemukan.

“Terima kasih kepada KSOP Manado yang sudah datang di kapal kami bersama rekan-rekan yang sudah memeriksa kapal kami dan kami bisa menyadari apa yang menjadi kekurangan dengan hasil pemeriksaan akan kami lengkapi secepat mungkin,” ujarnya.

Langkah KSOP Manado ini diharapkan dapat menjadi contoh dalam memastikan seluruh kapal penumpang di wilayah Sulawesi Utara benar-benar layak beroperasi, sehingga perjalanan laut selama musim libur Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. (One/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *