Tahuna, TR – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tahuna mengecek kesiapan dermaga di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, menjelang kedatangan kapal Tol Laut pada 30 Oktober 2026.
Pengecekan ini bertujuan memastikan lokasi sandar kapal. UPP Tahuna juga mempertimbangkan kemungkinan pemindahan sementara aktivitas kepelabuhanan ke Pelabuhan Petta.
Langkah tersebut menyusul proses rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Nusantara Tahuna yang masih berlangsung. Sejumlah pekerjaan telah rampung, sementara petugas terus memastikan kelayakan fasilitas dermaga.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor UPP Kelas II Tahuna, Meifrid Palenewen, mengatakan aktivitas pelayaran dan pelayanan masyarakat hingga kini masih berjalan normal.
“Aktivitas pelayaran dan pelayanan masyarakat di Pelabuhan Laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, masih berlangsung aman dan terkendali. Sementara itu, progres rehabilitasi fasilitas pelabuhan tersebut telah mencapai sekitar 85 persen,” ucap Palanewen.
Menurutnya, UPP Tahuna terus memantau perkembangan pekerjaan rehabilitasi. Petugas juga memastikan fasilitas pelabuhan dapat mendukung kelancaran pelayanan kapal dan masyarakat.
Terkait rencana kedatangan kapal Tol Laut pada 30 Oktober 2026, UPP Tahuna masih memeriksa kembali jadwal pelayaran dan kesiapan dermaga.
Pengecekan terutama menyasar Dermaga I untuk memastikan apakah fasilitas tersebut sudah dapat digunakan sebagai lokasi sandar kapal.
“Untuk Jadwal tol laut masih kami cek kembali, termasuk apakah Dermaga I sudah bisa dimanfaatkan atau masih harus menunggu kondisi terkini,” jelasnya.
Meifrid menegaskan, pihaknya akan mengatur aktivitas bongkar muat dan pelayanan kapal jika kapal Tol Laut tiba di Tahuna.
Pengaturan tersebut bertujuan menjaga kelancaran kegiatan pelabuhan tanpa mengganggu aktivitas kapal lainnya.
UPP Tahuna Siapkan Informasi Resmi untuk Masyarakat
UPP Kelas II Tahuna juga akan menyampaikan informasi resmi terkait kemungkinan perubahan lokasi sandar kapal.
Informasi tersebut mencakup kepastian penggunaan Pelabuhan Tahuna atau pemindahan sementara ke Pelabuhan Petta.
Pihak UPP akan menyampaikan pemberitahuan melalui surat resmi dan media sosial. Langkah ini bertujuan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat dan seluruh pengguna jasa pelabuhan.
Meifried turut mengimbau masyarakat agar memantau perkembangan informasi melalui media sosial resmi UPP Tahuna, termasuk akun Instagram.
Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh kepastian mengenai jadwal serta lokasi keberangkatan dan kedatangan kapal.
UPP Tahuna berharap koordinasi dan kesiapan fasilitas pelabuhan dapat mendukung kelancaran pelayanan transportasi laut di Kabupaten Kepulauan Sangihe.(Unk)













