Manado, TR – Pernyataan Recky Langie yang menyebut Hashim Djojohadikusumo tidak pernah menunjuk Hillary Brigitta Lasut (HBL) sebagai Ketua Panitia Natal Nasional resmi terbantahkan. Fakta di lapangan menunjukkan Surat Keputusan (SK) penunjukan tersebut sudah terbit dan berada di tangan HBL.
Polemik ini mendapat tanggapan langsung dari Ketua DPD Generasi Muda Pembaharu (GEMPAR) Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) Periode 2025–2030, Ovel Rievreand Resky Mait. Ovel menyampaikan klarifikasi resmi ini di Manado pada Rabu (14/10/2026) untuk meluruskan informasi di tengah masyarakat.
Ovel menegaskan pihak-pihak tertentu tidak perlu memicu polemik mengenai penunjukan Panitia Natal Nasional Hillary Brigitta Lasut. Seluruh proses administrasi penunjukan tersebut sudah selesai dan sah secara hukum.
“SK sudah ada dan sudah di tangan HBL. Jadi kalau masih ada yang bilang tidak ditunjuk, itu jelas mengada-ada dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Ovel, Rabu (14/10/2026).
Ovel mengaku telah memeriksa langsung kebenaran dokumen tersebut. Ia memastikan keabsahan surat penunjukan yang kini dipegang oleh Hillary Brigitta Lasut.
“SK-nya sah dan valid serta sudah di tangan HBL. Jadi isu yang mengatakan tidak pernah ditunjuk itu hoaks. Kadang orang mau melayani Tuhan dengan tulus, manusia lain yang repot. Kami minta semua pihak jaga hati, biar Tuhan yang bela,” ujarnya.
Klarifikasi ini bertujuan agar publik menerima informasi yang benar dan tidak menyesatkan. DPD GEMPAR Sulut meminta masyarakat luas menghentikan spekulasi yang mengganggu fokus persiapan acara keagamaan tersebut.
Selain memberi klarifikasi kepada publik, Ovel menginstruksikan seluruh kader GEMPAR Sulut agar tetap tenang. Ia meminta jajarannya menjaga kekompakan dan menolak segala bentuk provokasi dari pihak luar.
“Kami di Sulut solid dan berdiri tegak lurus dengan keputusan tersebut. Jangan karena kepentingan pribadi, pelayanan Natal Nasional yang suci ini jadi terganggu,” tambahnya.
Fokus Mengawal Perayaan Natal Nasional 2026
DPD GEMPAR Sulut mengajak semua elemen masyarakat untuk mengakhiri kegaduhan media. Persiapan Perayaan Natal Nasional 2026 membutuhkan dukungan penuh agar dapat terlaksana dengan damai dan lancar.
Pihaknya berharap seluruh panitia dan umat fokus pada agenda pelayanan Natal. Persatuan masyarakat menjadi kunci utama suksesnya perayaan suci ini.
“Kami tegaskan, SK sudah ada, sah, dan sudah di tangan HBL. Stop buat kegaduhan yang tidak perlu. Mari kita kawal bersama agar perayaan Natal Nasional berjalan penuh sukacita,” tutup Ovel.(Tim)













