Tahuna, TR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Bantuan tersebut telah diterima Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan di wilayah terdampak gempa.
Koordinator Penanganan Darurat Wilayah II BNPB RI, Rudi Supriadi, menyerahkan bantuan saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Rudi mengatakan penyaluran bantuan tersebut menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi.
Menurutnya, penanganan bencana pada masa tanggap darurat harus mengutamakan kebutuhan mendesak masyarakat agar kondisi warga tetap terjaga selama masa pemulihan awal.
Rudi menjelaskan bantuan yang disalurkan BNPB saat status tanggap darurat berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Perhatian pemerintah pusat terhadap warga perbatasan yang terdampak Gempa juga akan ditindak lanjuti dengan bantuan di fase rekonstruksi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendampingi masyarakat Sangihe, tidak hanya pada masa darurat tetapi juga saat proses pemulihan dan pembangunan kembali pascabencana.
Daftar Bantuan BNPB untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menerima berbagai bantuan logistik dari BNPB untuk mendukung kebutuhan warga terdampak gempa.
Bantuan tersebut meliputi 250 paket sembako, 200 lembar selimut, 200 unit matras, 100 unit tenda, dua unit tenda pengungsian, serta perlengkapan dan makanan bayi.
Pemerintah daerah segera menyalurkan seluruh bantuan tersebut kepada masyarakat penerima agar kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung.
Bencana gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Sangihe sebelumnya menyebabkan sejumlah warga membutuhkan dukungan logistik dan bantuan kemanusiaan untuk menghadapi dampak bencana.(Unk)
