Flores, TR – Solidaritas untuk korban gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir. Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono secara pribadi memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa.
Bantuan tersebut bernilai Rp50 juta. Brigjen Pol Awi menyalurkannya untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak gempa di wilayah Desa Kakor dan Bea Kakor, Flores, NTT.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan untuk menunjang kehidupan warga setelah bencana.
Bantuan tersebut terdiri dari beras sebanyak 2 ton, telur 20 ikat atau 120 papan, serta mi instan sebanyak 60 dos.
Selain itu, bantuan juga mencakup snack anak-anak sebanyak 10 dos dan susu Dancow sebanyak 10 dos.
Warga juga menerima 10 buah terpal, 10 dos air mineral, serta satu unit tangki air berkapasitas 2.200 liter.
Bantuan itu menyasar lebih dari 500 kepala keluarga yang terdampak gempa di 10 titik wilayah Desa Kakor dan Bea Kakor.
Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pribadi kepada masyarakat yang mengalami dampak bencana.
Ia memastikan bantuan diberikan kepada warga terdampak di sejumlah titik.
“Kami bagikan kepada semua warga terdampak 500san lebih KK di 10 Titik Desa Kakor dan Bea Kakor,” ujar Brigjen Pol Awi
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, terutama kebutuhan pangan, air bersih, perlengkapan tempat tinggal, serta kebutuhan anak-anak.
Bentuk Solidaritas untuk Korban Bencana
Aksi kemanusiaan ini menjadi bentuk solidaritas terhadap masyarakat Flores NTT yang menghadapi dampak bencana gempa.
Bantuan kebutuhan pokok menjadi salah satu kebutuhan penting bagi warga terdampak selama masa pemulihan.
Kepedulian dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu masyarakat melewati masa sulit dan mempercepat proses pemulihan pascabencana.(One/Red)













