PALU, TR – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menyerahkan sejumlah sertipikat tanah di Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tengah pada Minggu (10/05/2026). Kegiatan ini menegaskan capaian pendaftaran tanah di Sulawesi Tengah yang telah menyentuh hampir 50 persen bidang tanah bersertipikat.
Capaian ini menjadi indikator penting perkembangan sektor pertanahan di daerah tersebut. Pemerintah terus mendorong percepatan sertifikasi tanah sebagai bagian dari kepastian hukum dan penguatan ekonomi masyarakat.
Wamen Ossy menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran BPN Sulawesi Tengah. Ia menilai capaian hampir 50 persen bidang tanah yang telah terdaftar dan bersertipikat menunjukkan arah pertumbuhan daerah yang positif.
“Patut kita apresiasi di mana sudah hampir 50% tanah sudah terdaftar dan juga hampir 50% bersertipikat. Ini menunjukkan bahwa Provinsi Sulteng ini adalah provinsi yang terus tumbuh,” ujar Wamen Ossy saat memberikan pengarahan kepada jajaran Kanwil BPN Provinsi Sulteng.
Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya mencerminkan kerja teknis, tetapi juga menggambarkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya legalitas tanah.
Dalam kegiatan tersebut, Wamen ATR/Waka BPN menyerahkan total 13 sertipikat. Sertipikat itu mencakup Hak Pakai, Hak Guna Bangunan, tanah wakaf, serta sertipikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Penyerahan dilakukan kepada kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat. Langkah ini memperkuat kepastian hukum atas kepemilikan tanah sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Wamen Ossy menegaskan pentingnya menjaga kualitas pelayanan pertanahan di tengah meningkatnya permintaan. Ia mengingatkan jajaran BPN agar tidak hanya mengejar target angka, tetapi juga memastikan akurasi data.
“Jangan sampai mengejar angka keberhasilan, tetapi meninggalkan masalah untuk masa depan. Pak Menteri Nusron selalu mengingatkan, cepat tetapi tetap teliti,” tegas Wamen ATR/Waka BPN.
Ia menilai pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah di Sulawesi Tengah mendorong kebutuhan layanan pertanahan yang semakin tinggi. Karena itu, peningkatan kualitas layanan menjadi kunci utama.
Apresiasi untuk Kinerja Jajaran BPN di Wilayah Terpencil
Wamen Ossy juga memberikan apresiasi langsung kepada jajaran Kanwil BPN Sulawesi Tengah. Ia melihat dedikasi tinggi petugas yang tetap bekerja di tengah tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur.
“Saya melihat kegigihan dan juga keinginan kuat dari para unsur pimpinan di unit-unit kerja baik di Kantor Pertanahan (Kantah) maupun di Kanwil berupaya untuk melaksanakan pengabdian terbaik ini. Bukan untuk saya ataupun untuk Pak Menteri, tapi apa yang kita lakukan adalah untuk masyarakat yang sama-sama kita cintai,” pungkas Wamen Ossy.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Naim, bersama jajaran dan para Kepala Kantah kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.(ATR/BPN)













