Jakarta, TR – Pemerintah pusat memberikan komitmen penuh terhadap persiapan Paskah Nasional 2026 yang akan berlangsung di Sulawesi Utara. Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, memastikan dirinya hadir langsung dalam agenda Paskah Nasional tersebut.
Kepastian ini muncul setelah panitia pelaksana melakukan audiensi intensif dengan jajaran Kementerian Agama di Jakarta baru-baru ini.
Direktur Jenderal Bimas Kristen, Jeane Tulung, menjelaskan bahwa Menteri Agama menyambut hangat inisiatif para panitia. Selain memberikan arahan teknis, kehadiran Menag menjadi simbol nyata perhatian pemerintah terhadap moderasi beragama. Pihak kementerian ingin memastikan koordinasi berjalan lancar agar acara ini sukses secara substansi dan pelaksanaan.
“Pak Menteri sangat mendukung kehadiran panitia Paskah Nasional dari gereja-gereja di Sulawesi Utara. Dalam pertemuan ini, beliau memberikan arahan sebagai bentuk perhatiannya terhadap pelaksanaan acara tersebut. Kami juga memastikan bahwa Pak Menteri akan hadir dalam perayaan ini,” ujar Jeane Tulung.
Ketua Umum Panitia, Recky Langie, mengapresiasi sambutan terbuka yang pihak kementerian berikan selama proses konsultasi. Menurutnya, arahan Menag sangat penting agar acara tidak hanya menjadi seremonial belaka. Panitia fokus pada pengembangan spiritual masyarakat melalui rangkaian kegiatan yang menyentuh berbagai lapisan warga.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Menteri yang telah menyambut kami dengan penuh sukacita, dan juga kepada Dirjen Bimas Kristen serta Dirjen Bimas Katolik yang memfasilitasi pertemuan ini. Menag Nasaruddin Umar Pastikan Hadir, Panitia Paskah Nasional 2026 Matangkan Persiapan di Sulawesi Utara Kami bersyukur atas dukungan Pak Menteri dan beberapa arahan yang beliau berikan, terutama yang menyangkut toleransi dan keterlibatan masyarakat dalam acara ini agar berdampak pada pengembangan spiritual,” ungkap Recky.
Kolaborasi Gereja demi Kesuksesan Acara Keagamaan Nasional 2026
Ketua BPMS GMIM, Pdt. Adolf Katuuk Wenas, turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menyukseskan agenda ini. Kerjasama antar gereja di Sulawesi Utara menjadi kunci utama dalam menyambut tamu dari berbagai daerah. Semangat kebersamaan diharapkan menjadi wajah utama provinsi tersebut sebagai laboratorium kerukunan umat beragama di Indonesia.
“Mewakili Sinode GMIM dan gereja-gereja di Sulawesi Utara, kami sangat berterima kasih kepada Menteri Agama atas dukungannya terhadap acara Paskah Nasional ini. Kami semua akan saling bekerjasama dan mengajak masyarakat untuk menghadiri perayaan Paskah Nasional di Sulawesi Utara 2026 ini. Mari kita sambut perayaan ini dengan semangat kebersamaan,” tegas Pdt. Adolf.(Tim)













