JAKARTA, TR – Momen mudik Lebaran seringkali membuat masyarakat khawatir meninggalkan urusan administratif, namun kini Aplikasi Sentuh Tanahku hadir sebagai solusi praktis. Melalui layanan pertanahan digital ini, warga Jakarta dan seluruh Indonesia dapat memantau proses pemberkasan hanya melalui ponsel pintar. Inovasi dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini memastikan transparansi data tanpa mengharuskan pemohon datang langsung ke kantor.
Baca juga: https://teropongrakyat.com/layanan-pertanahan-jombang-libur-nyepi-lebaran-2026/
Selanjutnya, masyarakat tidak perlu lagi mengantre di Kantor Pertanahan hanya untuk sekadar menanyakan status dokumen mereka.
Meskipun aplikasi ini sudah lama meluncur, masih banyak warga yang belum mengoptimalkan fitur canggih di dalamnya secara maksimal. Padahal, sistem ini memungkinkan pengecekan berkas berlangsung secara real-time dari mana saja dan kapan saja.
Selain untuk memantau proses, Aplikasi Sentuh Tanahku juga berfungsi sebagai alat verifikasi keaslian aset properti Anda. Pengguna dapat memastikan bahwa tanah miliknya sudah terdaftar dan terpetakan dengan benar dalam sistem nasional. Bahkan, fitur ini sangat krusial saat masyarakat melakukan transaksi jual beli tanah untuk menghindari penipuan dokumen fisik.
“Dengan Sertipikat Elektronik ini, kita telah meng-combine-nya dengan Sentuh Tanahku. Tanah kita atau tanah orang lain juga bisa dicek. Jadi kalau ada orang mengaku-ngaku tanah miliknya atau ingin memeriksa apakah sertipikat asli atau palsu, semuanya bisa dicek melalui Sentuh Tanahku,” jelas Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan pada 25 November 2025.
Pengalaman Warga Menggunakan Cek Sertipikat Online
Oleh karena itu, kesadaran masyarakat mengenai efisiensi digital ini mulai meningkat secara bertahap di berbagai wilayah. Fitria, seorang warga Jakarta Barat, menceritakan pengalamannya saat pertama kali mencoba fitur cek sertipikat online tersebut. Ia merasa sangat terbantu karena sistem memberikan notifikasi otomatis saat proses pengerjaan dokumen telah selesai.
“Sangat terbantu. Kita tidak perlu bolak-balik ke BPN untuk mengecek berkas, cukup buka Sentuh Tanahku saja. Prosesnya sampai mana, nanti kalau sudah selesai dikabari. Ada notifikasi ‘sudah selesai, silakan ambil’,” ujarnya dengan nada puas.
Kemudian, Fitria menambahkan bahwa penggunaan teknologi ini sangat menghemat waktu serta tenaga secara signifikan. Pengalaman tersebut membuktikan bahwa transformasi digital mampu memangkas birokrasi yang sebelumnya dianggap rumit oleh sebagian besar orang. Kini, masyarakat dapat menikmati mudik dengan lebih tenang karena kendali layanan ada di genggaman tangan.(ATR/BPN)













