banner 846x362

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Gelar Sosialisasi Program PADU di Bitung, Perkuat Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

Bitung, TeropongRakyat.com – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Bitung kembali menegaskan komitmennya dalam memberdayakan penyandang disabilitas. Melalui pelaksanaan Sosialisasi dan Technical Meeting Program PADU (Pusat Ajar Disabilitas Unggul), Pertamina memulai rangkaian pelatihan keterampilan inklusif yang akan digelar sepanjang tahun di Kota Bitung.

Kegiatan yang digelar di Sekretariat KALEB Community ini dihadiri oleh calon peserta PADU, orang tua dan wali, para tutor profesional, serta perwakilan Sekolah Luar Biasa (SLB). Suasana kegiatan berjalan interaktif dan penuh antusiasme, menandai dimulainya proses pembelajaran inklusif yang terstruktur dan berkelanjutan.

Program PADU tahun ini dirancang lebih komprehensif, tidak hanya sebagai ruang peningkatan keterampilan, tetapi juga sebagai solusi terhadap kegelisahan banyak SLB di Kota Bitung terkait masa depan lulusan mereka. Selama ini, proses transisi pasca pendidikan formal dirasa belum optimal, terutama dalam memastikan lulusan memiliki keterampilan praktis dan akses peluang ekonomi yang memadai.

Melalui PADU, Pertamina menghadirkan jembatan transisi yang terarah, berupa pelatihan vokasional relevan, pendampingan berkelanjutan, hingga peluang magang dan kerja. Model ini diharapkan membantu lulusan SLB lebih siap memasuki dunia industri maupun kegiatan ekonomi produktif.

PADU 2025 menghadirkan lima kelas vokasi yang dirancang sesuai kebutuhan industri lokal, yaitu:

Kelas Membatik

Produksi Kriya

Barista

Menjahit

Dasar Komputer

Setiap kelas diasuh oleh tutor profesional berpengalaman yang tidak hanya memberikan materi, tetapi juga membuka jaringan kemitraan bagi peserta. Program ini turut melibatkan relawan komunitas lokal agar proses belajar berlangsung inklusif, adaptif, dan suportif.

Integrated Terminal Manager Bitung, Muhammad Dody Iswanto, menegaskan bahwa PADU adalah bentuk nyata komitmen Pertamina dalam memperluas akses pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.

“PADU bukan sekadar program pelatihan, tetapi sebuah ekosistem yang dibangun untuk membuka kesempatan yang lebih setara bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki ruang untuk belajar, berkembang, dan mampu berdiri mandiri melalui keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri dan ekonomi lokal,”
ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran PADU juga menjadi jawaban atas kekhawatiran SLB mengenai transisi lulusan menuju dunia kerja.

Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa PADU sejalan dengan komitmen keberlanjutan perusahaan dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

SDG 8: Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi

SDG 10: Mengurangi Kesenjangan

“Melalui PADU, kami ingin menciptakan peluang ekonomi yang setara dan memastikan keberlanjutan program inklusi ini,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi tahap awal dari rangkaian pelatihan yang akan segera dimulai, membawa harapan baru bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh keterampilan dan peluang yang lebih luas di masa depan.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *