banner 846x362

Aktivitas Gunung Karangetang Masih Tinggi, Warga Diminta Waspada

Sitaro, TeropongRakyat.com — Gunung Karangetang yang menjulang setinggi 1.784 meter di atas permukaan laut di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik signifikan sepanjang periode pengamatan Sabtu, 20 September 2025.

Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api, kondisi cuaca di sekitar puncak Karangetang terpantau cerah hingga mendung dengan angin lemah bertiup ke arah utara dan barat laut. Suhu udara berkisar 19,6–25,4 °C dengan kelembaban udara sangat tinggi, mencapai 86,7–100 persen.

Secara visual, gunung terlihat jelas meski sesekali diselimuti kabut tipis. Dari kawah utama maupun kawah kedua, teramati kepulan asap putih tebal dengan ketinggian mencapai 50 meter di atas puncak.

Aktivitas kegempaan cukup dominan. Tercatat 145 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2–50 mm serta durasi 23–75 detik. Selain itu, terdeteksi pula:

7 kali tremor non-harmonik

28 kali tremor harmonik

3 kali gempa hybrid/fase banyak

2 kali gempa vulkanik dangkal

1 kali gempa tektonik lokal

10 kali gempa tektonik jauh

Data ini menunjukkan adanya pergerakan magma serta aktivitas tektonik yang patut diwaspadai.

Hingga kini, Gunung Karangetang masih berada pada Level II atau Waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 1,5 km dari puncak Kawah Dua (utara) dan Kawah Utama (selatan). Zona bahaya juga diperluas sektoral hingga 2,5 km ke arah barat daya dan selatan.

PVMBG menekankan perlunya kewaspadaan terhadap potensi guguran lava maupun awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat tumpukan material lava yang belum stabil. Ancaman terbesar diperkirakan ke sektor selatan, tenggara, barat, dan barat daya.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai berhulu dari puncak Karangetang diminta meningkatkan kesiapsiagaan. Curah hujan berpotensi memicu lahar hujan maupun banjir bandang yang dapat meluas hingga ke wilayah pesisir.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *