MINSEL, TeropongRakyat.com – Menjelang perayaan tradisi Pengucapan Syukur di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang jatuh pada Minggu, 13 Juli 2025, Kapolres Minsel AKBP David Candra Babega menghimbau masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan tidak menyediakan minuman keras dalam merayakan momentum tahunan tersebut.
“Kami menghimbau kepada masyarakat Minahasa Selatan, khususnya yang merayakan Pengucapan Syukur, untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Karena Pengucapan Syukur ini adalah ekspresi iman terhadap apa yang didapat, baik komoditas maupun sumber daya alam yang melimpah,” ujar Kapolres saat diwawancarai wartawan di Minsel, Kamis (10/07/2025).
Ia mengingatkan agar warga tidak berlebihan dalam merayakan hari Pengucapan dengan menyediakan minuman keras atau melakukan tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan bersama.
“Tidak menyiapkan minuman keras, membawa senjata tajam ataupun hal-hal lain yang dapat mengganggu atau merusak kenikmatan acara Pengucapan Syukur,” tegas AKBP David.
Selain itu, Kapolres juga menghimbau masyarakat untuk tidak memarkir kendaraan di badan jalan atau mendirikan tenda yang menghalangi akses lalu lintas. Hal ini guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat saat hari H berlangsung.
“Terkait acara yang menggunakan badan jalan, kami sudah mengeluarkan imbauan sampai ke masyarakat di tingkat kecamatan dan hukum tua, baik di Minsel maupun dari luar daerah, agar tidak parkir atau menggelar acara yang menutup badan jalan karena bisa mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi dan pengamanan, Polres Minsel menerjunkan sebanyak 252 personel yang akan ditempatkan di 20 pos pengamanan, yang tersebar di berbagai titik strategis.
“Untuk keterlibatan personel pengamanan, dibagi menjadi 20 Pos yang akan dijaga oleh personel Lalu Lintas, Samapta, Pol PP, dan Dishub,” ungkap Kapolres.
Guna mengatasi potensi kemacetan, terutama di titik-titik padat seperti Amurang, Tumpaan hingga Kapitu, Polres juga akan menerjunkan tim khusus pengurai kemacetan.
“Kami juga kerahkan tim khusus di 5 titik rawan macet dari Amurang, Tumpaan hingga Kapitu, untuk mengurai arus lalu lintas selama pelaksanaan Pengucapan Syukur,” tambahnya.
AKBP David juga menyampaikan bahwa sebagai bagian dari persiapan pengamanan, apel gelar pasukan akan dilaksanakan pada Jumat, 11 Juli 2025.
Dengan berbagai langkah pengamanan dan himbauan kepada masyarakat, diharapkan Pengucapan Syukur tahun ini di Kabupaten Minahasa Selatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh sukacita.(One/Red)













