banner 846x362

Pisah Sambut Astamaops Kapolri, Komjen Pol Roycke Langie Puji Inovasi dan Legacy Fadil Imran

Jakarta, TR – Korps Bhayangkara menggelar acara pisah sambut jabatan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) dari Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si. kepada Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. Acara yang digelar di The Tribrata, Hotel & Convention Center Darmawangsa Jakarta, Rabu (02/09/2026) berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Dalam sambutannya, Astamaops Kapolri yang baru, Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, menyampaikan rasa hormat, apresiasi, serta pujian setinggi-tingginya kepada seniornya, Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, atas berbagai peninggalan (legacy) serta terobosan inovatif selama memimpin dan bertugas di Kepolisian Republik Indonesia.

Komjen Pol. Roycke Harry Langie mengungkapkan bahwa jejak kepemimpinan Komjen Pol. Fadil Imran sangat membantu dan mempermudah tugas-tugasnya, baik saat ia menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat, Kepala Korps Binmas (Kakorbinmas) Baharkam Polri, hingga kepercayaan yang kini diemban sebagai Astamaops Kapolri.

“Mengantar senior kita, kakak asuh kita ada beberapa perjalanan tugas yang menurut catatan saya sangat meringankan bagi saya. Pertama, ketika saya menjadi Kapolres Jakarta Barat, ada suatu legacy yang ditinggalkan oleh Bapak Komjen Pol. Dr. Fadil Imran, di mana beliau membangun sistem, tata, serta pola kerja yang beliau peristilahkan dengan SIGAP (Sistem Pencegahan Kejahatan),” ujar Komjen Pol. Roycke Harry Langie.

Ia menegaskan bahwa terobosan yang diciptakan oleh Komjen Pol. Fadil Imran tidak hanya berbasis teknologi real-time yang terintegrasi dengan berbagai instansi terkait, tetapi juga meninggalkan fondasi kuat bagi kemajuan organisasi.

“Bapak Fadil Imran ini adalah orang yang smart dan meninggalkan legacy untuk kemajuan organisasi,” tegasnya.

Terobosan SIGAP hingga Polisi RW Jadi Fondasi Kuat Kepemimpinan Baru

Selain itu, Komjen Pol. Roycke juga menyoroti peran besar Komjen Pol. Fadil Imran saat merancang konsep Polisi RW dan penguatan peran Bhabinkamtibmas yang menjangkau berbagai sektor pemukiman, kawasan tertentu, hingga kelembagaan. Fondasi tersebut terbukti menjadi motor penggerak utama dalam penanganan berbagai krisis nasional, salah satunya program Kampung Tangguh saat pandemi COVID-19.

“Beliau membentuk bagaimana Polisi RW. Ternyata itu lebih tajam… Senior saya ini banyak meninggalkan legacy, tenang saya, tinggal melanjutkan. Sungguh luar biasa beliau punya pola bekerja dan membangun sistem bekerja dengan baik,” tambah Roycke.

Lebih lanjut, Roycke menilai keberhasilan seniornya terletak pada nilai-nilai dasar kepemimpinan yang berhasil ditanamkan kepada seluruh jajaran.

“Bapak beliau telah membentuk kebersamaan dalam bekerja, kebersamaan dalam perjuangan, dan kebersamaan dalam cita-cita. Hari ini saya merasa ringan karena beliau telah membentuk pola kerja melalui sistem kebersamaan tersebut,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Komjen Pol. Roycke menegaskan kesiapannya untuk melanjutkan seluruh program serta memohon dukungan dari seluruh jajaran demi kemajuan Polri dan pengabdian kepada bangsa.

“Kami siap bekerja sama dan kami siap untuk melaksanakan semua legacy, metode, serta sistem yang telah dibangun oleh Bapak Komjen Pol. Dr. Fadil Imran untuk kemajuan Polri. Purna tugas kepolisian boleh berakhir, tetapi pengabdian kepada bangsa dan negara tidak akan pernah berhenti,” tutupnya.(One/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *