banner 846x362

Johanes Adhyaksa Pesik Langie, Lolos Akpol 2026 dengan Predikat Terbaik Pertama dari 5.432 Pendaftar

JAKARTA, TR – Johanes Adhyaksa Pesik Langie mencatat prestasi membanggakan setelah berhasil lolos seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2026 melalui jalur Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta.

Pemuda yang akrab disapa Jojo tersebut bahkan meraih predikat terbaik pertama di antara 5.432 pendaftar yang mengikuti proses seleksi.

Keberhasilan itu menjadi puncak dari perjalanan panjang yang dipersiapkan dengan disiplin, kerja keras, dan semangat belajar yang konsisten selama bertahun-tahun.

Johanes Adhyaksa Pesik Langie lahir di Bekasi pada 7 Juli 2008. Ia menamatkan pendidikan menengahnya di SMA Presiden Boarding School, salah satu sekolah berasrama yang dikenal memiliki standar akademik dan pembinaan karakter yang tinggi.

Sebelum lolos ke Akpol, Jojo telah mengukir berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Pada tahun 2024, ia dipercaya menjadi anggota Paskibraka Nasional sebagai utusan Provinsi Jawa Barat. Kesempatan tersebut menjadi bukti kemampuan, kedisiplinan, dan kepemimpinannya sejak usia muda.

Tak hanya itu, Jojo juga menorehkan prestasi di bidang olahraga dengan meraih Juara 2 Silver Medal pada MBW Taekwondo International Championship Malaysia 2025.

Di bidang akademik, ia mendapatkan penghargaan Appreciation Excellent dalam ajang The World Scholar’s Cup Bali 2025.

Keberhasilan Jojo menembus Akpol tidak diraih secara instan. Selama dua tahun terakhir, ia secara serius mempersiapkan diri menghadapi seluruh tahapan seleksi.

Menurut keluarga, Jojo mengikuti bimbingan belajar khusus sekolah kedinasan di dua lembaga berbeda untuk memperkuat kemampuan akademik maupun kesiapan fisik dan mental.

Tantenya mengungkapkan bahwa Jojo bersama saudara-saudaranya memang memiliki kebiasaan gemar belajar sejak kecil.

Mereka juga tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menanamkan nilai disiplin, kerja keras, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Di balik keberhasilan tersebut, terdapat peran besar kedua orang tuanya, yakni Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Dr Roycke Harry Langie dan Joan Langie Koloay.

Keduanya dikenal konsisten mendidik anak-anak mereka dengan mengutamakan pendidikan, kedisiplinan, serta nilai-nilai moral dan spiritual.

Sosok Irjen Pol Roycke Langie sendiri terus memberikan teladan tentang pentingnya belajar sepanjang hayat.

Belum lama ini, ia menyelesaikan pendidikan Pascasarjana Program Doktor di Universitas Trisakti dengan predikat cumlaude.

Menurut Irjen Roycke Langie, proses belajar tidak pernah mengenal batas usia.

“Sedangkan kita sampe tua masih belajar. Baru lulus Pendidikan Paska Sarjana Doktoral di Universitas Trisakti dengan predikat cumlaude belum lama ini,” ujar Irjen Pol Roycke Harry Langie.

Kebanggaan Keluarga dan Harapan Masa Depan

Keberhasilan Johanes Adhyaksa Pesik Langie menjadi kebanggaan besar bagi keluarga.

Senyum bahagia tampak terpancar dari wajah Joan Langie Koloay yang telah membesarkan dan mendampingi tiga putra berprestasi, sekaligus setia mendukung perjalanan karier suaminya di institusi Polri.

Pencapaian Jojo menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, pendidikan yang baik, serta dukungan keluarga mampu melahirkan generasi muda yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara.

Dengan sederet prestasi yang telah diraih sejak usia muda, Johanes Adhyaksa Pesik Langie kini bersiap memulai perjalanan baru sebagai calon perwira Polri melalui Akademi Kepolisian.

Bagi keluarga besar Langie, pencapaian tersebut menjadi ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam setiap proses kehidupan. “Blessed. Tuhan Yesus baik. Amin.”(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *