banner 846x362

CEP Sidak SPBU dan Agen LPG 3 Kg di Manado, Soroti HET hingga Antrean BBM

MANADO, TR – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu, melakukan kunjungan pengawasan ke SPBU dan agen LPG 3 kg bersubsidi di Kota Manado, Senin (11/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan energi kepada masyarakat berjalan baik, transparan, dan tepat sasaran. Dalam sidak itu, CEP memantau langsung penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat agen LPG 3 kg bersubsidi.

CEP menegaskan pengawasan terhadap harga LPG bersubsidi sangat penting. Langkah itu dilakukan agar tidak terjadi kenaikan harga yang membebani masyarakat.

Selain mengecek harga, CEP juga memantau distribusi LPG 3 kg bersubsidi. Menurutnya, distribusi gas subsidi menjadi persoalan serius yang perlu segera ditindaklanjuti bersama pihak terkait.

Dalam kunjungan tersebut, CEP turut menampung berbagai keluhan masyarakat. Keluhan itu mulai dari antrean BBM hingga kendala penggunaan barcode saat pembelian BBM bersubsidi.

CEP menilai persoalan antrean BBM dan penggunaan barcode perlu mendapat perhatian serius. Ia meminta seluruh pihak terkait mencari solusi agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih baik.

Menurut CEP, energi untuk rakyat harus hadir dengan pelayanan yang adil dan merata. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam penyaluran subsidi energi.

“Pengawasan ini penting agar subsidi energi benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Kami ingin memastikan harga sesuai HET, distribusi lancar, dan tidak ada praktik yang merugikan rakyat. Energi untuk rakyat harus adil, merata, dan transparan,” jelas CEP.

Hasil Sidak Jadi Evaluasi Komisi VI DPR RI

CEP mengatakan hasil pengawasan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi Komisi VI DPR RI. Evaluasi tersebut akan digunakan untuk mendorong perbaikan sistem distribusi energi di Sulawesi Utara.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, BUMN energi, dan agen penyalur dapat semakin kuat. Dengan begitu, pelayanan publik di sektor energi bisa benar-benar berpihak kepada masyarakat.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *