banner 846x362

Pertamina Pastikan Stok LPG di Sulawesi Aman dan Penyaluran Berjalan Normal

MAKASSAR, TR – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan jaminan bahwa stok LPG di Sulawesi aman untuk melayani kebutuhan masyarakat di enam provinsi. Pihak perusahaan memastikan pasokan elpiji Sulawesi tetap terjaga melalui penguatan sistem suplai yang dilakukan secara berkelanjutan dari hulu hingga ke pangkalan resmi.

Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa operasional distribusi saat ini berjalan tanpa kendala. Menurutnya, ketahanan cadangan energi ini mampu mencukupi kebutuhan warga hingga enam hari ke depan dengan pengiriman tambahan yang terus bergerak.

Komitmen Pertamina Menjaga Stok LPG di Sulawesi Aman

Pertamina terus memantau pergerakan distribusi dari terminal gas hingga menjangkau agen di seluruh pelosok wilayah. Oleh karena itu, perusahaan telah menyusun rencana operasional yang matang agar tidak terjadi kekosongan di titik-titik krusial. Kelancaran ini menjadi prioritas utama guna mengantisipasi adanya lonjakan permintaan yang mendadak di lapangan.

https://teropongrakyat.com/pertamina-tambah-stok-lpg-3-kg-sulawesi-tengah-hingga-125-persen-selama-ramadan/

Selain menjamin volume barang, Pertamina juga fokus pada pengawasan harga di tingkat pangkalan resmi. Distribusi LPG 3 kg tetap mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat. Langkah ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan haknya dengan harga yang wajar dan sesuai ketentuan.

Distribusi Tepat Sasaran dan Penggunaan Non-Subsidi

Lilik mengingatkan masyarakat agar selalu membeli gas di jalur distribusi resmi untuk menghindari harga yang melampaui batas. Ia menekankan bahwa pengecer bukan merupakan bagian dari rantai resmi Pertamina. Karena itu, warga sebaiknya langsung mendatangi pangkalan agar ketersediaan dan harga barang tetap terkendali dengan baik.

https://teropongrakyat.com/pertamina-jamin-kualitas-layanan-bbm-ramadan-dan-idulfitri-di-kota-baubau/

“Koordinasi dengan pemerintah daerah, agen, dan pangkalan resmi terus kami tingkatkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Stok dalam kondisi aman, dan pengiriman tambahan terus bergerak sesuai kebutuhan di lapangan. Kami juga mengingatkan agar masyarakat membeli LPG 3 kg di jalur resmi sehingga harga dan ketersediaannya tetap terkendali,” jelas Lilik Hardiyanto.

Selanjutnya, Pertamina mengajak kelompok masyarakat mampu untuk mulai beralih menggunakan produk non-subsidi seperti Bright Gas. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan subsidi energi di Indonesia. Dengan demikian, alokasi gas subsidi dapat benar-benar terserap oleh masyarakat yang berhak dan membutuhkan dukungan pemerintah.(RL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *