Palu, TR – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menjamin stok LPG 3 kg Sulawesi Tengah berada dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadan 1447 H. Perusahaan pelat merah ini menambah pasokan gas melon hingga 125 persen guna merespons lonjakan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah kabupaten dan kota.
Sales Branch Manager (SBM) Sulteng IV Gas, Yera Ichsana, menegaskan bahwa operasional penyaluran bahan bakar bersubsidi tersebut berlangsung setiap hari tanpa kendala. Beliau mengamati adanya peningkatan aktivitas konsumsi di wilayah Palu, Donggala, hingga Morowali yang sempat memicu antrean di tingkat pangkalan resmi.
“Distribusi LPG 3 kg di seluruh kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Tengah tetap berjalan setiap hari. Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan menjelang Ramadan, penyaluran telah kami tingkatkan hingga 125% dari rata-rata penyaluran harian reguler. Tambahan pasokan tersebut sudah direalisasikan dan disalurkan melalui agen serta pangkalan resmi,” jelas Yera.
Strategi Memperkuat Ketersediaan Elpiji Subsidi
Selain realisasi tambahan tersebut, Pertamina merancang skema penguatan cadangan secara bertahap dan terukur sesuai tren konsumsi masing-masing daerah. Langkah proaktif ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memitigasi potensi gangguan distribusi yang mungkin muncul akibat tingginya permintaan pasar.
Selanjutnya, Pertamina mempererat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mengawal distribusi agar tepat sasaran. Pengawasan ketat menyasar pola distribusi di lapangan guna mencegah praktik penyimpangan maupun penjualan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Area Manager Communication, Relation, & CSR Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan bahwa komunikasi publik menjadi prioritas utama selama periode Ramadhan ini. Beliau memastikan bahwa tidak ada kebijakan pengurangan kuota, melainkan justru terjadi penguatan suplai secara masif di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat membeli LPG 3 kg sesuai kebutuhan dan melalui pangkalan resmi. Tambahan pasokan sudah kami jalankan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi. Tidak ada kebijakan pengurangan kuota di Sulawesi Tengah. Distribusi terus berlangsung dan penguatan suplai dilakukan secara bertahap,” tegas Lilik.
Oleh karena itu, masyarakat dapat melaporkan indikasi pelanggaran harga atau kendala distribusi melalui layanan Call Center 135 milik Pertamina. Partisipasi aktif warga sangat membantu perusahaan dalam memastikan keandalan stok LPG 3 kg Sulawesi Tengah tetap terjaga hingga Idulfitri mendatang.(RL)
