banner 846x362

BREAKING NEWS : Asisten III Pemprov Sulut Fransiskus Manumpil, Diperiksa Penyidik Tipidkor Polda Sulut Terkait Proyek MEP GMIM

MANADO, TR – Asisten III Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Fransiskus Manumpil, diperika penyidik Subdit Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulut, Kamis (21/05/2026). Pemeriksaan itu berkaitan dengan proyek Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP) di Mission Centre GMIM, Manado.

Fransiskus Manumpil tiba di Mapolda Sulut sekitar pukul 15.00 WITA. Mantan Penjabat Bupati Kepulauan Talaud itu mengenakan kemeja putih dan celana hitam saat memasuki ruang pemeriksaan.

Manumpil diperika penyidik Tipidkor terkait kasus dugaan Korupsi proses perencanaan hingga pelaksanaan proyek MEP yang memiliki anggaran miliaran rupiah. Proyek tersebut menjadi bagian penting dalam operasional gedung Mission Centre GMIM di kawasan Ring Road Manado.

Kasubdit Tipidkor Polda Sulut, Kompol Muhammad Fadly, membenarkan pemeriksaan terhadap Fransiskus Manumpil.

“Diperiksa terkait Kasus MEP,” ucapnya singkat.

Sebelumnya, penyidik juga memeriksa Kepala Dinas PUPR Pemprov Sulut, Deysi Paath, terkait proyek yang sama.

Proyek MEP Bernilai Rp23,8 Miliar

Berdasarkan data LPSE Provinsi Sulawesi Utara, proyek MEP Mission Centre GMIM memiliki pagu anggaran sebesar Rp23,8 miliar. Proyek itu mencakup instalasi listrik, pendingin udara, sistem keamanan kebakaran, jaringan air bersih, hingga sanitasi gedung.

Gedung Mission Centre GMIM sebelumnya dikenal sebagai Christian Centre. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mulai membangun gedung tersebut sejak 2021 menggunakan dana APBD sebelum akhirnya dihibahkan kepada GMIM.

Penyidik kini terus memeriksa sejumlah pihak untuk menelusuri proses tender, pelaksanaan kontrak, hingga pembayaran proyek. Penyidik juga mendalami dugaan penyimpangan anggaran dalam proyek strategis tersebut.(One/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *