banner 846x362

Dukung Program Nasional Indonesia Asri, Ditpolairud Polda Sulut dan Jurnalis Bersih-Bersih Pantai di Pulau Lembeh

BITUNG, TR – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Sulawesi Utara membersihkan pesisir Pantai Serena, Pulau Lembeh, Kota Bitung, Jumat (24/04/2026) sore. Kegiatan ini melibatkan jurnalis Polda (JPS) serta kru Kapal Polisi Kresna 7004 Baharkam Polri.

Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari program nasional Indonesia Asri. Puluhan personel Polairud dan Jurnalis turun langsung mengumpulkan sampah plastik yang berserahkan di sepanjang pantai.

Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prasaja, memimpin langsung kegiatan di lapangan. Ia didampingi Koordinator Jurnalis Polda Sulut, Ronney Journey Lumempouw.

Para personel dan jurnalis menyisir pantai. Mereka mengangkat botol plastik, kemasan makanan, styrofoam, hingga potongan kayu yang berserahkan terbawa arus laut.

“Kami dari Direktorat Polairud Polda Sulut, bersama rekan-rekan jurnalis Polda Sulut, dan dari ABK Kapal Polisi Kresna 7004, kita sekarang berada di Pulau Lembeh, yaitu di Pantai Serena, dalam rangka bersih-bersih pantai kegiatan Indonesia Asri,” ujar Dir Polairud Polda Sulut KBP Bayuaji.

Bayuaji mengungkapkan, sampah yang menumpuk diduga berasal dari kiriman gelombang laut. Kondisi ini sering terjadi saat musim angin barat.

Aksi bersih-bersih Pantai Puluhan Personel Ditpolairud Polda Sulut bersama Jurnalis

“Di mana pada saat kita tadi berlabuh di pantai ini, banyak sekali plastik-plastik sampah, dikarenakan mungkin musim angin barat yang terbawa ombak, sehingga kita berinisiatif dengan rekan-rekan semuanya untuk membersihkan kegiatan Jaga Asri ini,” ungkapnya.

Petugas berhasil mengumpulkan 31 karung sampah plastik. Seluruh sampah kemudian dibawa ke Mako Ditpolairud di Kota Bitung untuk proses penanganan lebih lanjut.

“Di mana pada saat ini, kita berhasil mengumpulkan 31 karung sampah plastik. Sampah tersebut kita akan bawa ke markas kita, dan akan dibawa oleh Pemkot Kota Bitung,” jelasnya.

KBP Bayuaji menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir. Ia mengingatkan bahwa sebagian besar wilayah Sulawesi Utara merupakan laut yang kaya keanekaragaman hayati.

“Tentunya sampah-sampah ini kan berasal dari masyarakat juga. Tentunya kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Bitung, khususnya yang di daerah pesisir, untuk kita sama-sama menjaga lingkungan kita, Karena mayoritas Provinsi Sulawesi Utara ini 70 persennya adalah laut, dan di sana banyak keanekaragaman hayati di laut yang tentunya harus kita jaga,” pungkasnya.

Peran Aktif Jurnalis

Koordinator Jurnalis Polda Sulut, Ronney Journey Lumempouw, menegaskan peran jurnalis tidak hanya sebatas menulis berita. Ia mendorong insan pers ikut terlibat langsung dalam aksi sosial.

“jurnalis tidak hanya sekadar menulis berita namun bukti nyata dari tulisan yang kita buat harus turun langsung memberikan dampak nyata kepada masyarakat,” tegas Ronny Journey.

Kegiatan ini memperlihatkan kolaborasi antara aparat kepolisian, jurnalis, dan masyarakat. Aksi tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan laut dan pesisir di Sulawesi Utara.(One/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *