Tahuna, TR – Pemerintah Daerah Kepulauan Sangihe bergerak cepat mengatasi krisis air bersih di kawasan Tahuna dan sekitarnya. Kemarau panjang menyebabkan pasokan air bersih bagi masyarakat berkurang secara drastis dalam beberapa minggu terakhir. Pemda Sangihe menggerakkan seluruh armada kendaraan operasional demi membantu warga yang terdampak kekeringan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sangihe memimpin langsung aksi penanganan darurat ini di lapangan. Petugas mendata seluruh armada tangki air milik instansi teknis untuk mempercepat proses distribusi.
Kepala BPBD Kepulauan Sangihe Wandu Labesi memberikan konfirmasi resmi terkait langkah darurat Pemda tersebut. Pihaknya fokus penuh memenuhi permintaan air bersih warga yang terus meningkat setiap hari.
Wandu Labesi menyatakan bahwa Pemda Sangihe pastinya terus berupaya agar kebutuhan air bersih tetap tersedia melalui mobilisasi yang dilakukan. Petugas membagikan pasokan air secara merata ke titik pemukiman yang paling parah terdampak kekeringan.
Imbauan Kewaspadaan Bahaya Kebakaran Saat Kemarau
Selain membagikan pasokan air, BPBD Sangihe juga menyampaikan imbauan penting kepada seluruh lapisan masyarakat. Cuaca panas dan kering meningkatkan risiko musibah lain di lingkungan pemukiman maupun kawasan hutan.
Wandu Labesi berharap masyarakat juga memperhatikan dampak kekeringan dengan antisipasi kebakaran hutan dan rumah penduduk. Pemda meminta warga tidak membakar sampah sembarangan serta selalu mengecek kondisi instalasi listrik rumah masing-masing.(Unk)













