banner 846x362

Harga Rica di Sangihe Melonjak Tembus Rp180 Ribu per Kilogram Akibat Kemarau Panjang

Tahuna, TR – Harga komoditas pangan di Kabupaten Kepulauan Sangihe melonjak tajam saat ini. Cuaca kemarau berkepanjangan memicu lonjakan harga barang kebutuhan pokok di pasar lokal. Kenaikan harga paling tinggi terjadi pada komoditas cabai rawit atau rica. Harga cabai rawit kini menembus angka Rp180 ribu per kilogram dan berpotensi terus merambat naik.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Sangihe Treenov Touvan Ponto memberikan penjelasan resmi terkait kondisi ini. Kemarau panjang memicu penurunan hasil panen petani di berbagai wilayah produksi. Sementara itu, permintaan masyarakat terhadap rica terus meningkat setiap hari.

“Sejak adanya kondisi cuaca kemarau yang berkepanjangan, sebagaimana informasi yang kita dengarkan akibat dampak El Nino, ini sangat berdampak terhadap kondisi pasar, terlebih kenaikan barang kebutuhan pokok dari sektor rempah-rempah,” kata Ponto saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (26/8/2026).

Petugas kontributor pasar Dinas Perindag Sangihe terus memantau pergerakan harga komoditas hingga Rabu. Hasil pemantauan mencatat kenaikan harga cabai rawit sebagai yang paling menonjol di pasar.

“Cabai rawit hari ini sudah di kisaran Rp150.000 sampai dengan Rp180.000, sementara untuk cabai keriting di angka Rp100.000,” ujarnya.

Kenaikan harga juga melanda jenis sayuran serta rempah-rempah kebutuhan harian masyarakat. Harga sayuran lokal seperti kangkung kini menyentuh angka Rp10 ribu per ikat. Penjual juga mematok harga rempah mentah atau rempah campur pada kisaran Rp10 ribu per paket.

Sementara itu, harga sayuran pasokan dari luar daerah Tahuna ikut mengalami kenaikan. Pedagang menjual kol dan sayuran sejenis mendekati harga Rp30 ribu per kilogram.

Meski harga rempah melambung tinggi, harga bahan pokok utama masyarakat masih terjaga baik. Ponto memastikan harga beras SPHP dan Minyakita tetap relatif stabil serta pasokannya aman di pasaran.

Langkah Pemerintah Daerah Menjaga Stabilitas Pangan

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bergerak cepat menyikapi lonjakan harga ini. Dinas teknis menjalin koordinasi ketat untuk menguatkan ketersediaan pangan lokal di daerah.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan pekarangan rumah secara maksimal. Warga dapat menanam berbagai tanaman pangan harian termasuk cabai di sekitar rumah.

“Lewat koordinasi dengan dinas teknis, dalam hal ini Dinas Pertanian, dilakukan upaya bersama untuk memperkuat pangan lokal guna menjaga stabilisasi harga, khususnya di sektor pangan rempah-rempah,” katanya.

Dinas Pertanian Sangihe membagikan bibit cabai secara langsung kepada warga pemukiman. Langkah ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan cabai harian sekaligus menekan dampak kemarau panjang.

Selain membagikan bibit, Dinas Perindag terus berkoordinasi aktif bersama pihak Bulog. Kerja sama ini bertujuan memastikan kelancaran distribusi serta ketersediaan stok kebutuhan pokok di Kabupaten Kepulauan Sangihe.(Unk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *