MANADO, TR – Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid memimpin langsung upacara kenaikan pangkat bagi 59 personel Polri dan 1 Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri di lingkungan Polresta Manado, Selasa (30/06/2026). Upacara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Kombes Pol Irham Halid menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan atas pengabdian, tetapi juga membawa tanggung jawab yang lebih besar.
“Pangkat harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas diri, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Irham Halid.
Pada periode ini, sebanyak 60 personel menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Mereka terdiri atas 59 personel Polri dan 1 ASN Polri.
Rinciannya meliputi dua personel dari AKP ke Kompol Pengabdian, tiga personel dari AKP ke Kompol Reguler, 24 personel dari Aipda ke Aiptu Reguler, 16 personel dari Bripka ke Aipda Reguler, enam personel dari Brigpol ke Bripka Reguler, tiga personel dari Briptu ke Brigpol Reguler, lima personel dari Bripda ke Briptu, serta satu ASN Polri dari Penata Muda Tingkat I ke Penata.
Kapolresta Manado turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat.
“Saya selaku Kapolresta Manado beserta seluruh jajaran mengucapkan selamat kepada seluruh personel dan ASN Polri yang hari ini resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi. Semoga kenaikan pangkat ini dapat menjadi kebanggaan bagi diri sendiri, keluarga, dan institusi Polri,” tambahnya.
Kombes Pol Irham Halid mengingatkan bahwa kenaikan pangkat menjadi awal dari tanggung jawab yang semakin besar. Menurutnya, setiap personel harus mampu menjadi teladan, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Perlu saya tegaskan, bahwa kenaikan pangkat bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Saudara-saudari dituntut untuk mampu menjadi contoh dan teladan, baik dalam kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Untuk menghadapi tantangan tugas Polri yang semakin kompleks, Kapolresta Manado meminta seluruh personel meningkatkan disiplin, integritas, dan profesionalisme. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, personel diminta mengedepankan sikap humanis, responsif, mampu menjadi solusi bagi masyarakat, serta bijak menggunakan media sosial agar tidak merugikan institusi Polri.
Apresiasi untuk Keluarga dan Bhayangkari
Di akhir amanatnya, Kapolresta Manado memberikan apresiasi kepada keluarga personel, khususnya para istri dan Bhayangkari, yang terus memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas.
“Saya juga memberikan apresiasi kepada para istri, Ibu-ibu Bhayangkari, dan keluarga personel yang selama ini telah senantiasa setia mendampingi serta memberikan dukungan moril kepada anggota dalam setiap pelaksanaan tugas. Dukungan keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan personel dalam menjalankan tugas,” ucapnya.
Menutup upacara, Kapolresta Manado kembali mengingatkan seluruh personel agar menjaga nama baik dan kehormatan institusi Polri di tengah masyarakat.
“Saya kembali mengingatkan kepada seluruh personel Polresta Manado agar terus menjaga marwah dan kehormatan institusi Polri. Tampilkan sikap yang profesional, modern, dan terpercaya, sebagaimana semangat transformasi Polri Presisi,” pungkasnya.(One/Red)













