banner 846x362

PT Angkasa Pura Indonesia Gelar Airport Emergency Exercise di Bandara Sam Ratulangi Manado 

MANADO, TR – PT Angkasa Pura Indonesia menggelar latihan penanggulangan keadaan darurat skala penuh atau Airport Emergency Exercise (AEE) di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Rabu 21 Mei 2026. Kegiatan ini melibatkan ratusan personel internal dan eksternal guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di lingkungan penerbangan.

Latihan tersebut mengusung tema “Synergy for Capability Development: Collaboration for Stronger Emergency Readiness”. Tema ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan di Sulawesi Utara.

CEO Kantor Regional V PT Angkasa Pura Indonesia, Handy Haryudhitiawan, menegaskan pihaknya terus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di lingkungan bandara. Menurut dia, kesiapan personel menjadi faktor utama dalam menghadapi risiko dan ancaman keselamatan penerbangan.

“PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi serta kemampuan personel, agar selalu siaga dan siap sedia dalam menghadapi setiap risiko maupun ancaman dari gangguan keselamatan dan keamanan di lingkungan penerbangan,” kata Handy dalam sambutannya.

Handy menjelaskan PT Angkasa Pura Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung konektivitas udara nasional. Perusahaan juga berperan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor penerbangan.

“Sebagai pengelola bandara terbesar ke-5 di dunia, PT Angkasa Pura Indonesia memegang peran penting sebagai agent of development dan juga value creation yang mendorong pengembangan usaha serta percepatan pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional melalui konektivitas udara,” ujarnya.

Ia menambahkan transformasi pelayanan dan infrastruktur bandara terus dilakukan untuk memperkuat citra Indonesia di mata dunia. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat dan pengguna jasa bandara.

“PT Angkasa Pura Indonesia mewujudkan transformasi bandara menjadi wajah kebanggaan bangsa melalui pembangunan infrastruktur bandara serta peningkatan kualitas pelayanan yang mencerminkan kerahmatamahan khas Indonesia,” katanya.

Handy menegaskan keselamatan dan keamanan penerbangan harus menjadi prioritas utama seluruh pihak. Karena itu, latihan penanggulangan keadaan darurat rutin dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi risiko di bandara.

“Untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan, berbagai upaya perlu dilaksanakan, salah satunya melalui latihan PKD ini sebagai upaya antisipasi kita agar selalu siap dan sigap, baik dari segi personel, fasilitas, maupun dokumen yang dimiliki bandara,” ujar dia.

Dalam kegiatan Airport Emergency Exercise tahun ini, PT Angkasa Pura Indonesia melaksanakan tiga simulasi utama. Simulasi tersebut meliputi Aircraft Accident Exercise, Disaster Management Exercise, dan Airport Security Exercise.

Seluruh simulasi melibatkan personel bandara bersama stakeholder yang tergabung dalam komite keselamatan bandara. Total sebanyak 508 personel ikut ambil bagian dalam latihan skala penuh tersebut.

“Kita akan melaksanakan kegiatan full scale exercise yang terdiri dari 3 simulasi yaitu simulasi aircraft accident exercise, disaster management exercise dan airport security exercise, dengan melibatkan seluruh anggota committee internal & eksternal sebanyak + 508 personel,” kata Handy.

Menurut dia, sinergi antara pengelola bandara, aparat keamanan, instansi pemerintah, hingga unsur pendukung lainnya menjadi kunci keberhasilan penanganan situasi darurat di bandara.

“Kolaborasi dan sinergi yang kuat antara personel bandara dengan stakeholder terkait yang termasuk dalam komite keselamatan bandara tentunya akan menciptakan keberhasilan dalam penyelenggaraan latihan AEE ini,” ujarnya.

Apresiasi untuk Seluruh Stakeholder

Di akhir sambutannya, Handy menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung pelaksanaan latihan Airport Emergency Exercise di Bandara Sam Ratulangi Manado. Ia berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat kesiapan seluruh personel dalam menjaga keselamatan penerbangan.

“Atas nama manajemen PT Angkasa Pura Indonesia, saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi seluruh pihak, termasuk para stakeholder yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan atas terselenggaranya latihan ini,” tandasnya.(One/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *