banner 846x362

Universitas Pertamina Resmikan Sustainability Center SUPER untuk Dukung Net Zero Emissions 2060

Jakarta, TeropongRakyat.com– Universitas Pertamina (UPER) meresmikan Sustainability Center Universitas Pertamina (SUPER) pada Senin (11/8/2025), bertepatan dengan peluncuran Peta Jalan Net Zero Emissions (NZE) Pertamina. SUPER akan menjadi pusat kajian dan inovasi yang mendorong percepatan pencapaian NZE 2060 melalui kolaborasi akademik, industri, dan pemerintah. Fokusnya meliputi penutupan kesenjangan keterampilan lewat riset terapan, kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri, dan proyek lapangan.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menegaskan komitmen Pertamina untuk tidak hanya menjaga ketahanan energi, tetapi juga memastikan pasokan energi yang aman, bersih, dan terjangkau.

“Sebagaimana kepolisian memiliki akademinya, Pertamina memiliki Universitas Pertamina untuk mencetak talenta berkualitas yang mendukung tujuan tersebut,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, yang menilai SUPER sebagai langkah strategis untuk mencetak generasi pemimpin energi masa depan.

“Melalui Universitas Pertamina akan lahir generasi pemimpin energi berwawasan global, terampil dalam keberlanjutan, dan inovatif,” katanya.

Sejak beroperasi pada Januari 2024, SUPER telah mencatat capaian internasional. Inisiatif strategisnya mencakup pengembangan bahan bakar rendah karbon (biodiesel B40), perumusan kebijakan dan model bisnis carbon capture and storage (CCS), serta riset dan pengembangan di bidang keberlanjutan. SUPER juga terlibat dalam penyusunan peta jalan dekarbonisasi dan pencapaian SDGs Pertamina Grup, serta menjadi bagian dari SDG Hub Bappenas dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.

Keberhasilan tersebut diperkuat oleh kehadiran senior fellow yang terdiri dari profesional, akademisi, dan pakar internasional untuk merumuskan strategi keberlanjutan demi mewujudkan Asta Cita pembangunan nasional yang berdaya saing dan berwawasan masa depan.

Kebutuhan keterampilan keberlanjutan (green skills) diproyeksikan meningkat di hampir semua sektor. Laporan LinkedIn Global Green Skills Report 2023 mencatat baru satu dari delapan pekerja yang memiliki setidaknya satu green skill, sementara permintaan industri tumbuh lebih cepat. SUPER hadir menjawab kesenjangan ini melalui riset terapan, pengembangan kebijakan, dan program penyiapan talenta yang selaras dengan kebutuhan industri.

Integrasi SUPER dengan Program Magister Sustainability UPER memastikan proses pengembangan talenta berjalan terpadu, mulai dari riset hingga implementasi.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., menyatakan SUPER dirancang sebagai penggerak agenda keberlanjutan sekaligus talent pipeline lintas sektor.

“SUPER memadukan tiga fungsi pusat keberlanjutan, yaitu data inventory hub untuk pendokumentasian dan rekomendasi berbasis SDGs, pusat riset pada isu keberlanjutan prioritas, serta pengintegrasi Tridarma dalam isu multidisiplin,” jelasnya.

SUPER didukung jejaring global dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka dunia, seperti Yale University (AS), Bergen University (Norwegia), Kyushu University (Jepang), Tongji University (Tiongkok), dan University of Auckland (Selandia Baru). Mahasiswa juga memiliki kesempatan memperoleh sertifikasi internasional, seperti ISO 14064 (carbon counting) dan ISO 50001 (energy audit).

“Keberlanjutan mencakup dimensi teknologi, kebijakan, dan berbagai aspek lain yang harus saling mendukung untuk menjamin tercapainya tujuan jangka panjang. UPER berkomitmen mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu mewujudkannya,” tegas Prof. Wawan.

Dengan peresmian SUPER, Universitas Pertamina meneguhkan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berperan aktif dalam transisi energi dan pengembangan talenta hijau menuju masa depan berkelanjutan.(RL/HUP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *