banner 846x362

Tragedi Kecelakaan Kerja di Toka Tindung Minahasa Utara, Dua Pekerja Tambang Tewas

Minahasa Utara, TR – Sebuah kecelakaan kerja merenggut dua nyawa pekerja tambang di kawasan perkebunan Marwuwung, wilayah operasional Toka Tindung, Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (21/12/2025). Insiden ini terjadi saat aktivitas pertambangan tengah berlangsung.

Dua korban merupakan karyawan PT Samudera Mulia Abadi (SMA), perusahaan mitra yang beroperasi di area tambang PT Meares Soputan Mining/TTN.

Keduanya diketahui masih berstatus pekerja baru, dengan masa kerja kurang dari satu pekan, dan bertugas sebagai operator serta helper pada unit fuel truck.

Pihak PT MSM/TTN membenarkan peristiwa nahas tersebut. Kepala Departemen External Relations PT MSM/TTN, Hery Rumondor, menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut mengakibatkan satu operator dan satu helper fuel truck meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Benar, terdapat dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan kerja yang melibatkan unit fuel truck milik PT SMA,” ungkap Inyo dikutip dari Gawai.co.

Menurut Inyo kedua korban tersebut merupakan karyawan PT SMA bukan karyawan PT MSM/TTN.

“Iyo, Karyawan kontraktor PT SMA bkn torang,” jelasnya ketika dikonfirmasi redaksi TeropongRakyat.com melalui pesan WhatsApp, Minggu, (21/12) malam.

Korban masing-masing diketahui bernama Kevin Sani Kamea, warga Kelurahan Batuputih Atas, serta Jeferson Lumonong, warga Kelurahan Pinokalan Kota Bitung. Kepergian keduanya menambah catatan kelam risiko keselamatan kerja di sektor pertambangan.

Terkait penyebab pasti kecelakaan, pihak perusahaan menyatakan masih melakukan penelusuran mendalam. Investigasi internal tengah berjalan untuk mengetahui rangkaian kejadian dan faktor-faktor yang memicu insiden tersebut.

Hingga laporan ini dipublikasikan, PT Samudera Mulia Abadi (SMA) belum menyampaikan pernyataan resmi terkait kecelakaan yang menewaskan dua pekerjanya tersebut.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *