PALU, TR – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, terus mendorong langkah sertipikasi tanah wakaf guna melindungi aset umat. Beliau menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperkuat legalitas aset keagamaan agar tidak terjadi sengketa lahan pada masa depan. Upaya ini terlihat nyata saat beliau mengunjungi Kota Palu untuk menyerahkan puluhan dokumen tanah kepada masyarakat secara langsung.
Menteri Nusron menyerahkan 33 sertipikat tanah kepada pengelola rumah ibadah dan yayasan pendidikan pada Rabu (01/04/2026). Penyerahan ini melibatkan perwakilan dari sembilan kabupaten serta kota di seluruh Provinsi Sulawesi Tengah. Menteri ATR/BPN menyatakan bahwa dokumen tersebut menjadi tanda kekuatan hukum yang sah bagi pengelola lahan. Oleh karena itu, beliau meminta jajaran Kanwil BPN melakukan upaya khusus demi mempercepat program sertipikasi tanah wakaf ini.
Pemerintah membagi bantuan hukum ini ke dalam 16 Sertipikat Hak Milik (SHM) dan 17 sertipikat wakaf. Langkah strategis tersebut bertujuan untuk melindungi tempat ibadah agar dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas. Melalui pendaftaran ini, yayasan pendidikan memiliki dasar hukum kuat untuk menjalankan aktivitas sosial mereka. Jadi, program sertipikasi tanah wakaf menjadi solusi tepat dalam menjaga keutuhan aset sosial keagamaan di daerah.
Salah satu penerima manfaat, Ahmad Zaini Ismail, merasa terbantu dengan adanya kemudahan layanan dari kantor pertanahan. Beliau menjelaskan bahwa sertipikat ini menjadi syarat utama untuk mengurus izin operasional pondok pesantren di Kabupaten Sigi. Tanpa bukti kepemilikan yang sah, lembaga pendidikan seringkali mengalami kendala administratif yang rumit. Maka dari itu, ia sangat mengapresiasi kecepatan proses dalam memperoleh legalitas aset keagamaan tersebut.
Peresmian Masjid dan Pembinaan Jajaran BPN
Selain menyerahkan dokumen, Menteri Nusron juga meresmikan Masjid Nurul Ikhlas di lingkungan Kantor Wilayah BPN Sulawesi Tengah. Masjid ini merupakan hasil gotong royong keluarga besar ATR/BPN untuk pusat kegiatan ibadah warga sekitar. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga memberikan pembinaan langsung kepada jajaran pegawai untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kehadiran Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana, turut mendampingi rangkaian agenda penting di Sulawesi Tengah ini.(ATR/BPN)
